PMII Pangandaran Akan Lakukan Uji Materi UU Cipta Kerja ke MK

89
0

PANGANDARAN – Ratusan masa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STITNU Al Farabi Pangandaran berunjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Pangandaran, Kamis (8/10). Mereka menuntut dilakukan review UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang dianggap tidak memihak kaum buruh.

Masa aksi sudah datang ke gedung DPRD sejak pukul 12.30, mereka melakukan aksi teatrikal dan orasi. Aksi tersebut dijaga oleh puluhan personil gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP. Tidak ada kontak fisik ataupun kericuhan lainnya dalam aksi yang berlangsung hampir lima jam tersebut.

Baca juga : Kampanye Pilbup Pangandaran Mulai Digelar Secara Daring

Ketua PMII Komisariat STITNU Al Farabi Yusup Sidik mengatakan bahwa mereka dengan tegas menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja, sebab isi dari undang-undang itu tidak pro terhadap rakyat kecil.

“Sedangkan kami dari PMII sangat dekat hubungannya dengan masyarakat akar rumput,” kata dia kepada Radar, Kamis (8/10).

PMII mendukung adanya uji materi (judicial review) undang-undang tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK). “PB PMII kali ini akan melakukan judicial review, setelah sebelumnya dilakukan hal yang sama terhadap UU MD3 yang dianggap tidak pro rakyat,” jelasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari fraksi PKB Encep Najmudin mengatakan bahwa pada prinsipnya mereka sepaham dengan aspirasi yang disampaikan oleh PMII terkait Omnibus Law. Pihaknya sudah menindaklanjuti aspirasi dari para mahasiswa tersebut, dengan menyampaikanya ke DPR RI. “Kita terima dan kita tandatangani MoU,” ujarnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.