PMII STIT NU Pangandaran Soroti Netralitas ASN di Pilkada

112
0
Al Farabi Yusup Sidik Ketua PMII Komisariat STITNU
Al Farabi Yusup Sidik Ketua PMII Komisariat STITNU

PANGANDARAN – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran, menyoroti terkait netralitas ASN dan perangkat desa di Kabupaten Pangandaran.

Ketua PMII Komisariat STITNU Al Farabi Yusup Sidik mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan dengan adanya sejumlah ASN dan kepala desa yang dipanggil Bawaslu. Mereka diduga melanggar netralitas atau memihak calon.

“Padahal ASN sudah deklarasi netralitas, tetap saja ada yang membandel,” ungkapnya saat menghubungi Radar, Rabu (30/9).

Sikap membandel ASN atau PNS itu dikhawatirkan bisa memicu ketidakondusifan di masyarakat, karena ASN maupun kepala desa adalah panutan masyarakat.

“Lebih tepatnya mungkin mereka ini public figure, seharusnya mereka jadi contoh,” kata dia.

Baca juga : Adang-Supratman Kampanye di 3 Kecamatan Pangandaran

Loading...

Selain itu, kata dia, yang ditakutkan dari keberpihakan ASN dan kepala desa adalah ketidakseimbangan pembangunan di masa depan.

“Kesenjangan pembangunan bisa saja terjadi, pelayanan publik pun akan terpengaruh politik praktis. Ujung-ujungnya akan ada masyarakat yang merasa tidak adil,” jelasnya.

Ia pun sangat mendukung penuh Bawaslu Pangandaran untuk menindak setiap ASN dan kepala desa serta perangkat desa yang mendukung salah satu calon secara terang terangan. “Jangan ragu untuk Bawaslu,” kata dia.

Dia berharap kelak akan lahir pemimpin Pangandaran yang berkualitas dari hajatan Pilkada kali ini.

“Juga lahir pimpinan hasil dari pimpinan yang sesuai dengan konstitusi dan perlu diingat, jika konstitusi dilanggar, sama saja mencederai rakyat,” tuturnya.

Komisinoner Bawaslu Gaga Abdillah mengatakan sejauh ini enam ASN dan tiga kepala desa sudah dipanggil karena dugaan pelanggaran netralitas.

“Ada yang tidak terbukti. Ada juga yang progresnya untuk dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN, Red),” singkatnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.