PNM Kota Tasik Tingkatkan Plafon Pinjaman, Bantu Pulihkan Ekonomi saat Pandemi

111
0
BERBINCANG. Anggota DPD RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat H Asep Hidayat berbincang hangat usai pertemuan di Kantor Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero di Kota Tasikmalaya, Kamis (15/10). UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA
BERBINCANG. Anggota DPD RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat H Asep Hidayat berbincang hangat usai pertemuan di Kantor Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero di Kota Tasikmalaya, Kamis (15/10). UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA

TASIK – Anggota DPD RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat H Asep Hidayat mengunjungi Kantor Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero di Kota Tasikmalaya, Kamis (15/10). Dalam kunjungannya itu, Asep memastikan realisasi relaksasi kredit bagi nasabah ultra mikro (UMI) mekar yang berasal dari Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang dikelola oleh PT PNM.

H Asep Hidayat menjelaskan, kunjungannya untuk memastikan bahwa program pinjaman untuk usaha mikro ini berjalan dan sejauh ini program-programnya sudah sangat baik.

“Apalagi saat programnya ini lebih memasyarakat atau masyarakat yang kecil-kecil,” kata H Asep Hidayat kepada Radar Kamis (15/10). PNM, kata H Asep, sangat membantu menumbuhkan ekonomi masyarakat kecil.

“Di PNM, untuk mendapatkan pinjaman hanya dibutuhkan memiliki itikad mengembalikan pinjamannya saja, karena ini bukan simpan-pinjam melainkan pinjaman,” jelas H Asep. Melihat itu, keberadaan PNM, kata dia, harus diapresiasi sebagai lembaga yang memang menyasar dan memberikan bantuan kepada masyarakat kecil.

“Ke depannya bantuan-bantuan atau pinjamannya bisa ditingkatkan agar semua lapisan masyarakat, khususnya masyarakat kecil bisa merasakan bantuannya,” kata dia berharap. Peningkatan bantuan itu harus direalisasikan, apalagi saat ini di massa pandemi.

“Bantuan itu lebih ditingkatkan di massa yang sulit ini guna memulihkan kembali perekonomian masyarakat, khususnya bantuan usaha mikro,” harapnya.

Pemimpin Cabang PT PNM Tasikmalaya Luki Nurwendhi mengatakan, di massa pandemi ini pihaknya memiliki program yakni peningkatan plafon pinjaman. “Nasabah kita berikan peningkatan plafon, itu sudah menjadi program kita,” kata dia menjelaskan.

“Di samping itu, kami juga terus memberikan pelatihan bagi nasabah, karena PNM ini, sebelum (nasabah, Red) diberikan modal diberikan ilmunya dulu,” tutur dia.

Tahun ini ditargetkan sebanyak 2.000 nasabah ditingkatkan plafon pinjamannya.
“Saat ini pelatihan masih terus kami laksanakan. Minimal di pertengahan Oktober ini ada 50 nasabah yang plafon pinjamannya naik kelas,” targetnya. (ujg)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.