PNS Dinsos Kota Banjar Positif Covid-19, 50 Pegawai Swab Test

53
0
SWAB TEST. Salah satu pegawai DinsosP3A Kota Banjar menjalani swab test di aula kantornya kemarin. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
SWAB TEST. Salah satu pegawai DinsosP3A Kota Banjar menjalani swab test di aula kantornya kemarin. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Puluhan pegawai DinsosP3A Kota Banjar menjalani swab test di aula kantornya Rabu (30/12). Pemeriksaan dilakukan karena adanya salah satu pegawai di dinas tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar dr H Agus Budiana Ekaputra mengatakan awalnya salah satu pegawai di DinsosP3A Kota Banjar itu melakukan rapid test antigen di salah satu klinik dan hasilnya reaktif. Maka dilanjutkan dengan swab test.

“Hasil swab test-nya terkonfirmasi positif Covid-19 yang keluar tadi (kemarin, Red). Maka dilakukan swab test ke pegawai di DinsosP3A Kota Banjar sebanyak 50 orang,” kata dia kepada wartawan.

Dikatakan dia, test swab dilakukan terhadap pegawai yang diduga kontak erat dengan pasien itu untuk memastikan penularan virus corona tidak semakin meluas. Dan memastikan pegawai lain tidak terpapar oleh pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Agus mengaku tak hentinya selalu mengingatkan dan menyadarkan masyarakat dan pegawai pemerintahan jangan abai terhadap protokol kesehatan (prokes). Meski sudah ada vaksin, kata dia, namun belum bisa dilakukan, maka prokes harus tetap dilaksanakan supaya terhindar dari penularan Covid-19.

Baca juga : Ribuan Warga Kota Banjar Pelanggar Prokes Ditindak Petugas

Terpisah, suami pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Sa, membenarkan istrinya terpapar virus corona dan diketahui seusai melakukan rapid test antigen. “Alhamdulillah hasil swab test saya, hasilnya negatif. Dan mohon doanya agar penyakit istri saya segera diangkat serta diberi kesembuhan,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Banjar terus merangkak naik. Berdasarkan data, kemarin bertambah 11 orang. Mulai dari usia dewasa, remaja hingga balita.

Juru bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar H Agus Nugraha membenarkan hal itu. “Lima orang diantaranya pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya,” kata dia, Rabu (30/12).

Sementara sisanya empat orang awalnya masuk kategori suspek sempat menjalani perawatan di RS. Karena sebelumnya mengalami sakit yang dideritanya. Dan dua orang lainnya hasil reaktif rapid antigen.

Hingga saat ini, total keseluruhan kasus positif Covid-19 di Kota Banjar mencapai 318 orang. Konfirmasi aktif 77 orang, sembuh atau selesai isolasi 231 orang dan meninggal dunia masih 10 orang. “Kita terus ingatkan dan sadarkan masyarakat, jangan kendor dalam menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

Anggota tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar Kholilurokhim SKM menambahkan penambahan kasus kemarin masih ada balita yang terpapar oleh ibunya. Sementara ibunya terpapar oleh anaknya yang baru datang dari luar daerah.

Sementara, kata dia, sisanya mereka terpapar dari klaster lokal, yakni dari klaster yang meninggal dunia warga Pataruman dan Dishub. “Sebenarnya hari ini (kemarin, Red) ada penambahan 21 orang. Namun, 10 orang baru masuk datanya tadi sore (kemarin, Red). Makanya hanya 11 orang saja yang masuk data dalam sebaran kasus positif Covid-19 di Kota Banjar,” ujarnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.