Pocong Ungu, Maskot PSGC Meninggal

392
0
ISTIMEWA KENANGAN. Herman Muslihudin (kanan) selalu memakai kostum pocong berwarna ungu di setiap laga PSGC.

CIAMIS – Salah seorang supporter fanatik PSGC yang selalu memakai kostum pocong ungu, Herman Muslihudin (37) meninggal dunia pada Sabtu (30/3). Ke depan, fans PSGC tidak akan lagi melihat aksi-aksi pocong ungu asal Dusun Sindangasih Desa Ciakar Kecamatan Cipaku itu di setiap laga Laskar Ciung Wanara.

Menurut rekan Herman, Khairul Anwar Rizal Arul (35), Herman meninggal setelah terserang penyakit diabetes dan kolesterol. Pocong ungu itu sempat dirawat selama tiga hari di RSUD Ciamis. Dokter pun sempat menyarankan operasi amputasi kaki kanannya yang terkena gula basah. Namun, supporter fanatik PSGC itu menolaknya.

Herman pun memaksakan diri untuk pulang ke rumah walaupun pada Sabtu itu belum sembuh. Akhirnya, sekitar pukul 12.00, dia menghembuskan napas terakhir di tempat tinggalnya. “Saya juga kasihan kepada Herman. Dia juga meninggalkan istri dan dua anaknya. Dia sebagai tulang punggung keluarga yang kesehariannya tukang cilok,” jelas Khairul.

Menurut Khairul, setelah informasi meninggalnya pocong ungu itu tersebar, banyak ucapan bela sungkawa kepada Herman di media sosial (medsos) dari para fans PSGC.

Pelatih PSGC Heri Rafni Kotari menyebutkan, Herman adalah salah satu supporter fanatik Laskar Ciung Wanara. Dengan mengenakan kostum pocong warna ungu, dia tidak pernah absen mendukung PSGC di setiap pertandingan.

Informasi meninggalnya Herman, kata Heri, mengagetkan fans dan pengurus PSGC. Bahkan, pengurus dan Manajer PSGC H Herdiat Sunarya juga mendatangi rumah duka. “Saya merasa kehilangan Herman yang dimana dia dibilang pejuang yang ikut membesarkan PSGC juga,” ucapnya.

Herman, menurut Heri, memang sangat terkenal. Selain karena kostum khasnya, dia juga pernah berjalan kaki dari Kecamatan Kawali hingga ke Stadion Ciamis untuk memenuhi nazarnya karena PSGC kembali naik ke Liga 2 Indonesia. Heri salut dengan pengorbanan dan fanatisme dari sosok Herman. “Semoga dia diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan bisa mendapatkan ketabahan,” tutur dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.