Pohon Masih Jadi Pilihan APK Caleg

11

CIPEDES – Tiang sarana umum dan pepohonan masih menjadi pilihan tempat pemasangan baliho, poster dan banner kampanye para calon anggota legislatif (caleg) Kota Tasikmalaya. Akibatnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membabat alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di tempat terlarang itu, Selasa (9/10).

Masa kampanye sudah berlangsung sejak 23 September. Partai politik (parpol) dan caleg dibolehkan untuk memasang APK. Namun, harus sesuai dengan pasal 298 Ayat (2) Undang-Undang 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu dan Keputusan KPU Kota Tasikmalaya Nomor 92/PL.01.5-Kpt/3278/KPU-Kota/IX/2018 tentang Lokasi APK.

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin menjelaskan ada beberapa lokasi yang dilarang dipasangi APK. Di antaranya yakni kantor milik pemerintahan, tempat ibadah, jalan protokol, fasilitas publik, tiang listrik dan pohon. “Sekarang memang sudah boleh memasang APK, tapi tidak di sembarang tempat,” ungkapnya kepada Radar.

Sampai kemarin, banyak APK caleg yang dipasang di lokasi terlarang. Maka dari itu, petugas Bawaslu bekerja sama dengan Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR melakukan penertiban. “APK yang kita tertibkan kebanyakan yang dipasang di pohon,” ujarnya.

Sebelumnya Bawaslu sudah memperingatkan masing-masing parpol untuk menyosialisasikan aturan kampanye kepada para caleg, termasuk pemasangan APK. Namun demikian tampaknya hal itu tidak digubris sehingga APK cukup marak di lokasi yang dilarang. “Sejak awal masa kampanye kita sudah peringatkan, tapi ternyata masih banyak yang melanggar,” tuturnya.

Pada prinsipnya, para caleg yang memasang APK harus berkoordinasi dengan parpol masing-masing. Karena spanduk, poster atau baliho yang dipasang menjadi APK tambahan di luar yang disediakan KPU. “Kami juga belum memastikan apa memang mereka sengaja, atau memang belum ada penyampaian dari parpol,” katanya.

Penertiban masih akan dilakukan hari ini (10/10) di tingkat kecamatan dengan sasaran APK di tempat terlarang. Diharapkan hal ini bisa menjadi warning bagi para caleg atau tim sukses untuk menaati peraturan kampanye. “Kita harap tidak ada lagi pemasangan APK di lokasi yang dilarang,” jelas dia. (rga)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.