Pohon Tumbang Belum Berhenti

27

CIAMIS – Dalam kurun waktu dua hari, Minggu dan Senin (17-18/2), hujan lebat yang disertai angin kencang merusak sekitar 46 rumah di Kecamatan Panjalu, Lumbung, Cijeungjing, Kawali, Cisaga dan Cipaku. Dari 46 rumah itu beberapa di antaranya ada yang tertimpa pohon tumbang.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis Ade Waluya menjelaskan di Desa Ciomas, Panjalu ada empat rumah rusak. Di Kecamatan Cijeungjing ada tiga rumah tertimpa pohon. Lalu di Dusun Situsari Desa Sukaraharja serta Dusun Babantar dan Dusun Bantarsari Desa Awiluar Kecamatan Lumbung ada sembilan rumah rusak. Adapun di Kecamatan Kawali, sembilan rumah rusak di Desa Kawaku, Kawali Mukti, Margamulya dan Desa Winduraja.

Kemarin sore, Blok Tembong Dusun Sukaharja Desa Bangunhara Kecamatan Cisaga ada 20 rumah yang rusak disapu angin kencang dan terkena pohon tumbang. Di waktu yang sama, satu rumah tertimpa pohon tumbang di Desa Gerba Kecamatan Cipaku. “Jadi totalnya sementara yang kami data enam kecamatan yang kena,” ujar Ade kepada Radar di Mako Tagana Jalan Tentara Pelajar kemarin.

Untuk menanggulangi bencana itu, Tagana dibantu masyarakat, TNI, kepolisian dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pohon-pohon yang menimpa rumah dievakuasi dan pepohonan yang rawan tumbang di dekat rumah dipotong. “Proses evakuasi lancar. Kami siaga 24 jam selama musim hujan ini mengingat Ciamis rawan bencana,” tutur dia.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani menyatakan sudah menyalurkan bantuan logistik ke korban bencana alam. Masyarakat juga diimbau untuk waspada hujan lebat yang disertai angin kencang. “Beberapa hari ini Ciamis dikepung bencana angin kencang,” kata dia. (isr)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.