Pol PP Jabar Lanjutkan Razia Prokes ke Perkantoran, Mall hingga Jalanan Kota Tasik, Ini Hasilnya..

61
0
radartasikmalaya.com
Tim Satpol PP Jabar bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasik meninjau prokes di Transmart, Selasa (29/12) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Satpol PP Jawa Barat kembali melakukan operasi yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) di wilayah Kota Tasikmalaya.

Selasa (29/12) siang, tim Satpol PP Jabar didampingi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasik melakukan operasi yustisi ini di Bale Kota, Transmart hingga ke Jalan Mangin.

Di Bale Kota, tim ini menyisir ke Kantor BKPPD yang sempat ditutup karena belasan ASN-nya tertular Covid, sehingga disebut kluster perkantoran. Namun hasilnya nihil.

Kemudian, tim pun bergerak ke transmart. Tujuannya untuk memastikan apakah pihak pengelola maupun pengunjungnya taat prokes atau tidak. Hasilnya di Transmart tak ada pelanggaran prokes.

Lalu, tim pun bergerak ke Jalang Mangin (Mangkubumi-Indihiang). Hasilnya, puluhan warga yang mayoritas pengguna jalan terjaring operasi.

Loading...

Karena tak taat prokes alias tak memakai masker saat aktivitas di luar rumah.

Kasatpol PP Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi mengatakan, pihaknya gencar melakukan operadi yustisi di wilayah Kota Tasik ini untuk mengetahui tingkat kesadaran masyarakat dalam mentaati prokes.

“Apalagi saat ini Kota Tasik masih di zona merah. Maka, kita pastikan prokes wajib ditaati dalam setiap aktivitas masyarakat di luar rumah,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com.

“Kali ini sasaran kita memang lokasi keramaian massa. Mulai dari tempat kerja ASN, karena sudah muncul kluster perkantoran di Kota Tasik. Kemudian ke supermarket juga,” sambungnya.

Kabid Linmas Satpol PP Jabar, Budi H menuturkan, operasi ini tujuannya adalah melakukan monitoring prokes baik di pusat pemerintahan, pusat perbelanjaan dan Jalan Mangin.

“Nah yang di Transmart kita sudah koordinasi hanya ada kekurangan saja dan sifatnya teguran. Yaitu salah satu tenant makanan masih kurang mentaati prokes, yaitu jaga jarak,” tuturnya.

Karena, tambah dia, pihaknya melihat ada meja dan kursi di tenant makanan tersebut yang jaraknya kurang dari 1 meter.

“Ini masuknya sanksi ringan kalau dalam peraturan Gubernur dan sudah disampaikan. Dan pengelola akan memperbaikinya. Jika tak diperbaiki nanti akan kita tegur lagi,” tambahnya.

Sementara itu Manager HRD Transmart Tasik, Muhammad Abduh mengapresiasi langkah Satpol PP Jabar dan Satgas Penanganan Covid yang mengecek prokses di tempatnya.

“Ya berbagai masukan akan kita perbaiki. Karena kita betul-betul ketat menerapkan prokes. Dari awal pandemi, kita patuhi prokes ini dan pengunjung jika tak pakai masker dilarang masuk,” katanya.

Jelas dia, akibat pandemi Covid ini pihaknya pun mengakui mengalami penurunan jumlah pengunjung. Pasalnya, saat hari normal per seribu orang mengunjunginya.

“Saat pandemi jumlah pengunjung harian turun 50 persen. Paling 500 orang per hari. Namub demikian, kita patuh terhadap prokes yang diterapkan ke pengunjung maupun karyawan kita,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.