Pol PP Kota Tasik Batal Bongkar Reklame, Pemilik Sanggup Lakukan Sendiri..

119
0
IST DITUNDA. Penertiban konstruksi reklame ditunda, karena pihak pemilik akan melakukan pembongkaran secara mandiri, Senin (7/12).

MANGKUBUMI – Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Tasikmalaya mengagendakan pembongkaran salah satu konstruksi reklame di sekitar bundaran Linggajaya Kecamatan Mangkubumi. Namun hal itu tertunda karena pemilik menyanggupi untuk membongkarnya sendiri.

Petugas Satpol PP Senin pagi (7/12) mendatangi lokasi konstruksi reklame tersebut. Namun setelah berkomunikasi dengan pemilik, pembongkaran pun ditunda.

Kasi Pengawasan dan Penyidikan, Junjun Junaedi menyebutkan rencana hasil komunikasi dengan pemilik, mereka meminta waktu. Pembongkaran akan dilakukan secara mandiri oleh mereka. “Kami beri kesempatan untuk mereka membongkar sendiri,” ungkapnya kepada Radar, kemarin (7/12).

Baca juga : Ini Jenis-jenis Narkoba yang Dimusnahkan Kejari Kota Tasik

Namun demikian, toleransi tidak begitu saja diberikan kepada pemilik konstruksi. Pihaknya memberi batasan waktu sampai tiga hari pembongkaran harus sudah selesai.

“Kalau sudah tiga hari belum dibongkar juga, ya kita yang akan bongkar,” katanya.

Alasan konstruksi tersebut dibongkar, karena tidak melakukan perpanjangan izin. Rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), konstruksi tersebut harus dibongkar.

Sebelumnya, Dinas Satpol PP juga sudah melakukan penindakan dengan menutup konstruksi-konstruksi reklame di Kota Tasikmalaya.

Terpisah, Kepala Seksi Reklame Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Gumilang Herdis Kiswa mengaku tidak masalah dengan penundaan tersebut. Untuk eksekusi pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Satpol PP.

“Kalau kami yang penting dibongkar, teknisnya kita kembalikan kepada Satpol PP,” ujarnya.

Upaya pembongkaran ini, lanjut Gumilang, diharapkan menjadi pembelajaran bagi pemilik konstruksi reklame lainnya.

Pihaknya tidak akan segan mengeluarkan rekomendasi pembongkaran ketika ke depannya ada temuan konstruksi reklame bermasalah. “Tentu sesuai prosedur, kita berikan sosialisasi dulu, kalau tetap tidak diperpanjang ya harus dibongkar,” imbuhnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.