Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.5%

19.8%

7.4%

69.3%

Polemik Rotasi Pejabat, Pemkot Banjar Harus Bisa Yakinkan Warga

1163
1

BANJAR – Dosen Ilmu Hukum STAI Miftahul Huda Al Al Azhar Citangkolo Kukun Abdul Syakur menyoroti polemik rotasi mutasi dan promosi pejabat di lingkup Pemkot Banjar. Kata dia, satu hal yang mesti dijadikan landasan dalam penentuan kebijakan tersebut adalah aspek kebutuhan.

Dalam konteks ini, kata dia, kepala daerah seyogyanya mampu meyakinkan publik bahwa kebijakan yang dikeluarkannya benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan kondisi saat itu. Adapun transparansi kebijakan menjadi modal dasar bagi siapa pun yang hendak mengeluarkan kebijakan, terutama yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

“Untuk itu indikator maupun parameter terkait urgensi rotasi dan mutasi pejabat sebaiknya dipublikasikan guna menghindari berbagai prasangka kurang baik. Seorang kepala daerah hendaknya mampu meyakinkan publik bahwa kebijakan yang dikeluarkannya benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan, bukan didasarkan atas kedekatan personal,” kata Ketua Peradi Kota Banjar tersebut Senin (31/8).

Baca juga : TNI-Polri Terus Bagikan Masker Gratis di Kota Banjar

Ia mengatakan program rotasi jabatan yang adil dan bijaksana harus didasarkan atas pertimbangan objektif. Hal itu akan membawa dampak positif bagi tumbuhnya motivasi dan semangat kerja pegawai dalam organisasi.

Tokoh masyarakat Kota Banjar H Akhmad Dimyati menilai dalam proses rotasi mutasi dan promosi harus dilihat dari segi pangkat dan golongan. “Banyak ASN datang ke saya, minta tolong sampaikan ke penguasa (pemerintah), jangan menabrak yang belum waktunya,” ujar dia.

Kata dia, jika ASN belum waktunya menduduki jabatan, maka jangan dipaksakan. “Kalau belum waktunya, jangan dulu. Jika Baperjakat bilang seperti itu (tidak ada unsur KKN, Red) harus dibuktikan. Karena saya punya data juga,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Banjar Ade Setiana menyebut tak ada unsur nepotisme dalam rotasi mutasi dan promosi pejabat yang digelar Senin (24/8). Ade mengaku secara pribadi telah mengonfirmasi kepada Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) H Kaswad.

Baca juga : BPJS Kesehatan Cabang Banjar Serahkan Penghargaan Juara Vlog FKTP 2020

Kata dia, tidak ada kejadian promosi pejabat yang melangkahi pangkat yang lebih tinggi. “Sudah mengecek langsung ke Pak Kaswad (Kepala BKPPD Banjar, Red), tidak ada yang melangkahi kepangkatan yang lebih tinggi. Katanya terjadi polemik karena pajat yang dipromosikan jadi kabid itu pangkatnya 3C, sedangkan ada pejabat lain yang 3D yang terlangkahi. Saya sudah tanyakan langsung ke BKPPD, itu tidak ada, tidak terjadi,” kata sekda Kota Banjar ini saat dikonfirmasi, Minggu (30/8).

Ia mengatakan proses rotasi mutasi dan promosi pejabat sudah sesuai hasil Analisa Jabatan ABK serta Daftar Urut Kepangkatan (DUK). Baperjakat juga sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan kebutuhan jabatan yang harus diisi, baik secara perpindahan posisi kedinasan maupun kenaikan jabatan.

“Baperjakat sudah sesuai dalam mengeluarkan kebijakan karena dalam prosesnya juga sudah sesuai dengan dasar aturan,” tegasnya. (cep/nto)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.