Polisi Bubarkan Resepsi Pernikahan Warga Rajapolah Tasik, Kenapa?

2027
0

KOTA TASIK – Kasus positif virus corona yang terus meningkat jumlahnya membuat pemerintah melarang kegiatan yang melibatkan kerumunan massa.

Kenyatannya di Kabupaten Tasikmalaya, hal ini masih saja ada warga yang “ngeyel” dengan tetap menggelar acara resepsi pernikahan dengan melibatkan kerumanan massa.

Seperti yang terjadi Sabtu (28/03) kemarin di Kampung Kaum Kulon, Desa Rajapolah Kecamatan Rajapolah.

Aparat kepolisian terpaksa membubarkan resepsi pernikahan keluarga Y dengan tamu undangan yang melebihi batas.

Kapolsek Rajapolah Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dede Darmawan mengatakan, pembubaran kerumunan massa yang sedang melaksankan akad nikah atau resepsi keluarga sesuai dengan maklumat Kapolri.

“Berdasarkan Maklumat Kapolri Nomor :Mak/2/III/2020, Tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid19),” ujarnya kepada wartawan, Minggu (29/03) sore.

“Dan atas nama Undang-undang maka kegiatan tersebut dihentikan dan dibubarkan. Untuk selanjutnya dilakukan pembinaan dan dibuatkan pernyataan,” sambungnya.

Polisi awalnya mendapat informasi dari masyarakat yang mendengar suara musik keras. Rupanya, ada warga yang menggelar resepsi pernikahan.

Polisi bersama Muspika Kecamatan Rajapolah terpaksa membubarkan acara resepsi pernikahan tersebut.

“kami bersama Muspika Kecamatan Rajapolah ke lokasia menghentikan acara tersebut,” terangnya.

Menurutnya, lokasi acara sudah siap digunakan untuk acara, baik dari segi tenda, kursi hingga makanannya.

Tamu yang sudah datang pun diminta pulang.Tak ada perlawanan dari pihak keluarga penyelenggara resepsi.

“Polisi membuat pernyataan dengan pihak keluarga untuk tidak resepsi, kalau tidak diindahkan kami jemput karena melanggar hukum,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.