Polisi Ditempatkan di Tiap Sekolah

25
0
AKBP Budi Satria Wiguna

TAROGONG KIDUL – Polres Garut menempatkan personel di setiap sekolah. Hal itu untuk mengantisipasi praktik pungutan liar (pungli) dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Kami antisipasi karena PPDB ini rawan pungli dan kolusi,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Mapolres Garut Rabu (3/7). “Kami ingin masyarakat meyakini bahwa PPDB diawasi dan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” tambah kapolres.

Polres Garut melakukan langkah antisipasi sejak dibukanya pelaksanaan PPDB di setiap sekolah, pengumuman kelulusan maupun saat membayar kewajiban biaya masuk sekolah. Menurut dia, pengawasan tersebut penting untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan masyarakat. “Intinya kita siap bertindak apabila ada yang melanggar hukum di lingkungan sekolah,” katanya.

Ia mengatakan beberapa kepala sekolah sudah konsultasi dan meminta bantuan dalam pengamanan pelaksanaan PPDB. “Kami harap pihak sekolah dan pihak orang tua siswa menjunjung tinggi kejujuran, jangan ada pungli,” katanya.

Ia menegaskan praktik pungutan uang kepada siswa baru yang tidak sesuai peraturan dan kesepakatan bersama merupakan perbuatan yang menyalahi aturan. Jika ada orang tua siswa yang mengetahui ada praktik pungli, kapolres meminta warga secepatnya melapor.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong mengklaim pelaksanaan PPDB, baik tingkat SD maupun SMP berjalan lancar. Dia memastikan tidak ada pungutan liar dan kolusi dalam penerimaan siswa baru.

Totong juga memastikan siswa yang masuk ke setiap sekolah hasil kerja keras siswa mengikuti tes. “Siswa yang masuk di setiap sekolah ini berdasarkan ketentuan yang berlaku,” tuturnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.