Polisi: Dua Tersangka Peluru Nyasar di Kantor DPR Berstatus PNS Kemenhub

9

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Polda Metro Jaya mengungkapkan dua tersangka IAW dan RMY yang terlibat penembakan peluru nyasar pada ruangan anggota DPR RI merupakan pegawai negeri sipil Kementerian Perhubungan (PNS Kemenhub).

“Dua-duanya PNS Kemenhub,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta di Jakarta Selasa (16/10).

Kombes Nico mengatakan IAW dan RMY meminjam senjata jenis Glock 17 dan AKAI di gudang senjata untuk berlatih menembak di Lapangan Tembak Senayan.

Nico menyebutkan, kedua PNS Kemenhub itu tidak tercatat sebagai anggota Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin).

Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya masih mendalami alasan pihak gudang meminjamkan senjata kepada kedua tersangka itu karena orang yang mengambil senjata harus memiliki izin resmi.

Kombes Nico menuturkan polisi sedang mendalami keterangan A dan G sebagai pemilik senjata yang meminjamkannya kepada kedua tersangka.

Sebelumnya, dua tembakan peluru nyasar di ruangan anggota DPR RI Wenny Waraow dan Bambang Heri Purnama pada Senin sekitar pukul 14.40 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan dua tersangka IAW dan RMY yang dikenakan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Selain menetapkan dua tersangka, polisi menyita barang bukti satu pucuk senjata api jenis Glock 17, 919 buatan Austria warna hitam cokelat, tiga buah magazine berikut tiga kotak peluru ukuran 919.

Satu pucuk senjata api merek AKAI Costum buatan Austria kaliber 40 warna hitan, dua buah magazine, dan satu kotak peluru ukuran 40. (ant/fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.