Polisi Gadungan Tipu 2 Janda Warga Cikatomas & Manonjaya Tasik, 1 Motor Dibawa Kabur

1919
0
EKSPOSE. Satreskrim Polres Tasikmalaya ekspose pelaku polisi gadungan yang sudah menipu dua janda, Jumat (17/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA 

MANGUNREJA – Dua janda asal Kecamatan Manonjaya dan Cikatomas mengalami penipuan yang dilakukan oleh WS (35).

Akibat aksinya itu, WS warga Kota Depok yang mengaku sebagai anggota polis itu diamankan Satreskrim Polres Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra SIK mengatakan, Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil menangkap pelaku yang menipu dua orang janda.

“Pelaku berpura-pura menjadi anggota polisi yang bertugas di Polsek Cikalong. Dua korbannya yang dikenalnya melalui aplikasi MeChat berhasil diperdaya pelaku,” ujarnya saat ekspose di Mako Polres Tasikmalaya, Jumat (17/1).

Baca juga : Dua Pelaku Penipuan Diringkus

Lanjut dia, kedua korban ini merupakan janda yang berinsial TS (51) dan DS (25) asal Kecamatan Manonjaya dan Cikatomas.

Kepada korban, pelaku mengaku anggota polsek dan bertemu untuk mengajaknya jalan-jalan.

“Modus pelaku mengajak korbannya jalan-jalan melihat kantor Polsek Cikalong. Namun, ternyata korban malah diajak masuk ke penginapan dan saat korban lengah motornya dibawa kabur,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo de Cuellar Tarigan SIK menambahkan, selain mengaku sebagai anggota Polsek Cikalong, dia juga menggunakan seragam lengkap kepolisian, sehingga membuat korbannya semakin yakin.

“Pelaku mengenakan pakaian kaus Satuan Sabhara, berjaket Satuan Lalu lintas dengan pelindung kepalanya, bersepatu dinas perhubungan yang menyerupai sepatu polisi lalu lintas serta lengkap dengan lencana anggota polisi,” jelas dia.

Menurut Siswo, pelaku juga menggunakan emblem atau atribut pakaian bertuliskan Polres Bogor dengan emblem Polda Metro Jaya.

“Padahal Polres Bogor masuk Polda Jawa Barat. Pelaku membeli emblem dan atribut kepolisian dari wilayah Depok,” kata Siswo.

Semua perlengkapan seragam kepolisiannya, lanjut Siswo, diamankan untuk dijadikan barang bukti. Dari pengakuan pelaku, membeli seragam polisi dengan modal Rp 1 juta rupiah untuk mengelabui korbannya.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.