Polisi Masih Periksa Saksi

224
0
AKBP Budi Satria Wiguna

TAROGONG KIDUL – Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengaku masih mendalami kasus pengeroyokan anggota Korem 062/Tarumanegara, Kopral Dua Raden Gunawan.

“Sekarang kasusnya sudah kita tangani dan masih memeriksa sejumlah saksi,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Garut Selasa (8/5).

Kepolisian, kata Budi, masih menyelidiki pelaku pengeroyokan tersebut. Sebab, aksi penganiayaan itu dilakukan banyak orang. Dia pun meminta publik bersabar.

“Sekarang, baru lima orang yang sudah dimintai keterangan. Itu statusnya baru sebagai saksi,” katanya. “Sabar, sekarang masih kita proses,” sambungnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Sirojul Munir meminta pemerintah melakukan tindakan tegas terhadap organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bersikap radikal.

“Kalau ada LSM yang radikal, seperti preman, saya minta untuk dibubarkan saja. Karena itu sangat mengganggu kenyamanan,” ujarnya kepada Rakyat Garut, kemarin.

Jika tidak ada tindakan tegas, lanjutnya, LSM radikal akan terus berulah dan menimbulkan korban. Contohnya adalah kejadian pengeroyokan terhadap anggota Korem 062/Tarumanagara yang terjadi Minggu malam (6/5).

Dia mendesak pihak kepolisian dan TNI untuk mengusut tuntas kasus pengeroyokan tersebut. Sehingga bisa ada efek jera kepada para pelakunya.

“Usut hingga tuntas, supaya mereka jera,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, anggota Korem 062/Tarumanagara Kopral Dua Raden Gunawan dikeroyok sekelompok orang tak dikenal.

Peristiwa itu terjadi di parkiran salah satu minimarket, di Jalan Otto Iskandardinata Kecamatan Tarogong Kaler Minggu malam (6/5). Pelipis kanan Raden Gunawan robek akibat dihantam benda tumpul. Wajahnya juga lebam. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.