Pemeriksaan Inspektorat Tuntas, Hasilnya Masih Dirahasiakan

Polisi Panggil Saksi IMB Palsu

92
0

TASIK – Polres Tasikmalaya Kota sudah turun tangan menangani kasus dugaan IMB palsu. Dua saksi telah dipanggil dan dimintai keterangan.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK SH mengatakan pihaknya sudah meng­instruksikan ja­jaran Res­krim menangani kasus tersebut.

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya guna menyerap lebih banyak informasi. “Sedang kita tangani, kita juga sudah koordinasi dengan Inspektorat,” ungkapnya kepada Radar, Senin (28/1).

Upaya tersebut, kata Febry, sebagai bentuk komitmen kepolisian terhadap adanya indikasi tindak pidana. Sebagaimana di ketahui, dalam hal ini ada dugaan pemalsuan dokumen negara yakni surat Izin Mendirikan bangunan (IMB).

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro SH MH menuturkan penanganan kasus dugaan pemalsuan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya terus mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan pokok permasalahan. “Masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun Radar, polisi sudah melayangkan surat panggilan kepada beberapa orang saksi. Mereka akan dimintai keterangan oleh petugas pekan ini.

Hal itu di­benar­kan oleh Da­dang yang me­nyebutkan ada dua orang yang dipanggil se­bagai saksi. Na­mun demikian pi­haknya be­lum bisa me­nge­mukakan iden­titas kedua orang tersebut. “Me­mang ada yang sudah ki­ta panggil du­a orang,” katanya.

Hari ini (29/1), Inspektorat Kota Tasikmalaya akan menyimpulkan hasil pemeriksaan terkait temuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) palsu.

Sejauh ini, Inspektorat sudah memanggil sejumlah instansi, pemohon izin termasuk pengurus izin pendirian distributor Bahan Bangunan di Jalan Letjen Mashudi Kelurahan Karsanegara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya.

“Hasil pemeriksaan masih dibuat laporannya. Besok (hari ini, Red), rencananya kami akan laporkan ke Pak Wali dan Pak Wakil Wali Kota,” ujar Inspektur Kota Tasikmalaya H Tarlan melalui whatsapps kepada Radar, Senin (28/1).

Wakil Penanggungjawab Tim Inspektorat H Hendri mengungkapkan pihaknya akan terlebih dahulu melaporkan hasil pengumpulan keterangan yang dimulai sejak Selasa (22/1) sampai Senin (28/1). “Intinya berbagai pihak sudah kami mintai keterangan, nanti masih dibahas dulu di tim dan Inspektur yang akan menyampaikan hasilnya. Tadi dari Instansi kita sudah memeriksa ke Dinas Perhubungan, kemudian laporannya juga disampaikan ke Pak Wali dan Pak Wakil,” ungkapnya seraya enggan memberikan informasi lebih detail. (rga/igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.