Polisi Periksa Video Kades Cimareme

80
0
AKP Maradona Mafaseng SH, SIK. Yana Taryana / Rakyat Garut

KARANGPAWITAN – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Garut mendalami kasus dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan Kepala Desa Cimareme Jajang Haerudin. Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Mafaseng SH, SIK.

“Kasus ini (dugaan pelanggaran Pemilu) limpahan dari Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Garut. Sekarang sudah masuk dalam proses penyidikan,” ujar dia kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (19/3).

Saat ini kasus Kades Cimareme masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi. “Kami baru memeriksa kades, sekdes, anggota Panwascam yang pertama kali mendapat laporan dan beberapa masyarakat yang menonton video itu,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang melakukan pemeriksaan video kepala desa yang mengampanyekan salah satu calon presiden yang viral yang di media sosial itu. “Kita lakukan digital forensik terhadap video yang menjadi objek dalam perkara ini,” terangnya.

Pemeriksaan itu, kata dia, untuk membuktikan apakah video tersebut asli atau editan. “Jadi ketika nanti jadi alat bukti menjadi kuat dan terlapor juga tidak bisa mengelaknya,” terangnya.

Maradona belum menetapkan kepala Desa Cimareme menjadi tersangka, karena masih dalam proses pemeriksaan. “Statusnya masih terperiksa, belum dinaikan jadi tersangka,” katanya.

Pihaknya juga tidak melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan. Hal itu karena ancaman hukumannya kurang dari lima tahun penjara. “Kita tidak menahannya sampai proses persidangan,” terangnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut menyerahkan kasus dugaan pelanggaran Pemilu itu ke Polres Garut. “Sekarang kasusnya kita sudah limpahkan ke pihak kepolisian untuk ditangani lebih lanjut,” ujar Komisioner Bawaslu Garut Ahmad Nurul Syahid Senin (18/3). (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.