Polisi; Yang Sebarkan Identitas Pasien Positif Bisa Dipidana

117
0
Ricky Rizki Darajat

JUBIR Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut Ricky Rizki Darajat meminta masyarakat tidak menyebarkan identitas pasien Covid-19. Kata dia, jika masyarakat menyebarkannya secara rinci di media social, maka bisa terjerat pidana.

“Itu bisa kena pidana (kalau disebarkan). Jadi jangan main-main menyebarkan informasi pasien Covid-19,” ujar Ricky kepada wartawan di Pendopo Garut Selasa (7/4).

Baca juga : Banyak Mobil Plat Hitam jadi Angkum, Sopir Angkot Garut Protes ke Dishub

Menurut dia, menyebarnya informasi di media social bisa membuat dampak buruk kepada pasien. Maka dari itu, Ricky meminta warga tak kembali menyebarkan jika menerima data identitas pasien. “Kami tak mempunyai kewenangan untuk membatasi media sosial, karena berada di ranah pemerintah pusat. Kami minta kesadaran masyarakat,” katanya.

Kasubag Humas Polres Garut Ipda Muslih mengatakan penyebaran data pribadi seorang pasien dapat berpotensi melanggar hukum. Penyebar informasi bisa dijerat pasal 32 UU nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan pasal 54 UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Apabila penyebaran dilakukan melalui media sosial, maka berpotensi dijerat dengan pasal 26 dan pasal 45 UU ITE,” ujar Muslih.

Baca juga : 2 Pembunuh Sopir Taksi Online di Garut Siap Jalani Hukuman Mati

Muslih mengingatkan agar warga tak kembali menyebar data pasien jika menerima informasi tersebut. Apalagi data yang diterima tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.