Politik Tuyul Dan Politik Babi Ngepet Lebih Mengerikan Dari Politik Genderuwo

50

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

“Politik tuyul biasanya sering digunakan oleh incumbent di setiap perhelatan pemilihan umum,” kata Arief dalam keterangannya tertulis, Sabtu (10/11).

Menurutnya, politik tuyul terstruktur dan masif sekali dalam mencuri suara dan merubah suara. Biasanya dimulai dari memframing opini di media massa dengan mengunakan lembaga survei, dan propaganda kinerja incumbent yang palsu, serta melakukan kegiatan pemerintahan sambil bagi-bagi sembako sebagai sajennya kepada masyarakat.

Langkah berikutnya mengacau jumlah DPT pada saat Pilpres, dan kemudian mengunakan peralatan IT yang dipakai “tuyul’ untuk nyedot dan ngilangin suara.

“Semua itu agar si politik tuyul bisa leluasa diterapkan oleh incumbent,” terang Arief.

Ditambahkannya, ada juga “politik babi ngepet” dengan strategi mendekati dan mengesek-gesek pihak-pihak yang bisa diajak nyolong dan ngerubah hasil suara pemilu.

Jelas Arif, “politik tuyul” dan “politik babi ngepet” lebih mengerikan dari “politik genderuwo” yang dikatakan Presiden Joko Widodo bisa nakut-nakuti, dan mengkhawatirkan serta menciptakan kebencian di Masyarakat, sebab politik tuyul dan politik babi ngepet ini sama saja nipu rakyat selama lima.

“Saya sudah mencium adanya gelagat akan ada politik tuyul dan politik babi ngepet pada Pemilu 2019 kayaknya,” sebutnya.

Untuk itu masyarakat diimbau untuk waspada dan mengecek apakah namanya terdaftar di DPT atau tidak, juga mengawasi jalannya pemilihan di TPS, perhitungan suara dari tingkat TPS hingga KPU daerah.

Sementara untuk menangkal politik tuyul dan politik babi nngepet yang sering digunakan para incumbent dalam pemilu pihaknya akan menyiapkan lebih banyak saksi mulai dari tingkatan TPS hingga KPU daerah, serta perangkap untuk tuyul dan babi ngepet yang di suruh tuannya mencuri dan merubah hasil suara pilihan masyarakat. [rus]

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.