Polres Banjar Meringkus Pelaku Jambret

112
0
EKSPOSE. Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana SIK didampingi Wakapolres Kompol Drs Ade Najmulloh saat konferensi pers Selasa (21/5).

BANJAR – Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar mengungkap dua kasus penjambretan. Tiga pelaku diamankan ke Mako Polres Banjar dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) itu.

Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana SIK mengatakan kasus pertama dialami korban Novi Amalia (32), ibu rumah warga Parunglesang Kelurahan Banjar. Saat itu korban berboncengan dengan anaknya Tasya (12) dan Razia (2) hendak menuju Lapang Bhakti.

“Anak pertama sedang memegang hape miliknya, tiba-tiba dari arah belakang dibuntuti oleh tersangka Sutarman mengendarai motor. Saat itu juga hape korban diambil paksa oleh tersangka,” ujarnya didampingi Wakapolres Banjar Kompol Drs Ade Najmulloh, Kasat Reskrim AKP Yanto dan KBO Reskrim Iptu Hadi saat konferensi pers Selasa (21/5).

Mengetahui menjadi korban penjambretan, ibu korban mengejar pelaku yang saat itu lari ke arah Lapang Bhakti. Saat posisi sejajar, korban menendang kaki pelaku hingga tersungkur di jalan.

Sedangkan korban bersama anaknya terpeleset dari sepeda motornya. “Karena banyak orang, tersangka hampir diamuk massa. Namun petugas datang dan mengamankan ke Mapolres Banjar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkapnya.

Lanjut Kapolres, kasus penjambretan kedua dialami Aminah (24), warga Kelurahan Bojongkantong Langensari. Saat itu korban hendak berangkat kerja dari rumahnya.

Saat di perjalanan di jalan irigasi, korban dipepet sepeda motor Yamaha yang ditumpangi dua pria. Tas dirampas dan pelaku langsung kabur.

Setelah kejadian itu, korban melakukan pelaporan dan tim penyidik langsung bergerak memburu dua pelaku yang sudah diketahui identitasnya. Dan tidak lama kedua tersangka HK dan KH diamankan berikut barang bukti milik korban.

“Barang bukti uang diamankan, berupa tas berisi satu unit hape, kartu tanda penduduk, SIM, STNK motor milik korban, kartu ATM dan uang tunai senilai Rp 150 ribu,” imbuhnya.

Kata dia, modus pelaku dengan cara melakukan penjambretan kepada korban dan kebanyakan ibu-ibu atau kaum perempuan yang sedang mengendarai sepeda motor di jalan sepi. Para tersangka dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

Kapolres mengimbau masyarakat, khususnya perempuan agar waspada untuk tidak membawa barang berharga yang dapat memancing melakukan tindak pidana. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.