Polres Garut Batasi Izin Keramaian untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

171
0
Kapolres Garut, AKBP Dede Yudy Ferdiansah

GARUT – Polres Garut akan batasi izin keramaian. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, yang saat ini mulai mewabah di Indonesia.

“Kita akan kurangi kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang. Ini sebagai antisipasi kami dalam penanggulangan virus corona,” ujar Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansah kepada wartawan disela acara Garut Culture Festival di Sor Ciateul Sabtu (14/3).

Acara Garut Culture Festival, kata dia, menjadi yang terakhir diberi izin. Pihaknya mengizinkan acara tersebut karena sekaligus bisa ikut menyosialisasikan pencegahan virus corona kepada ribuan peserta fun bike Garut Culture Festival.

“Kita di acara ini bisa sekalian sosialisasi dan memberikan pemahaman agar bisa menjaga pola hidup bersih dan sehat. Salah satunya dengan berolahraga, bisa menjaga kesehatan tubuh,” katanya.

Terkait izin keramaian car free day (CFD), pihaknya akan berkoordinasi dengan Forkopimda Garut. Bisa jadi, CFD juga ditiadakan untuk sementara waktu. Dede meminta kepada warga Garut agar tak panik terkait informasi virus corona.

Pihaknya juga terus memantau keberadaan masker di sejumlah apotek. “Kalau ada yang menimbun, nanti akan kami tindak. Jangan sampai menimbulkan keresahan di masyarakat,” katanya.

Hal senada dikatakan Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman. Menurut dia, Pemkab Garut juga tidak akan mengeluarkan izin untuk melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang mulai Senin (16/3). “Jadi segala bentuk pengumpulan massa untuk sementara dihentikan. Ini bagian dari upaya mengantisipasi penyebaran virus corona,” terangnya.

Pembatasan tersebut, kata dia, untuk menghindari kontak fisik. Meski Garut dinyatakan bebas corona, namun harus ada upaya agar tak menyebar. “Acara yang melibatkan orang banyak berpotensi masuknya corona. Makanya lebih baik dibatasi saja,” ucapnya.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merilis informasi dan anjuran untuk publik terkait epidemi virus corona baru. Pihaknya mengikuti arahan dari WHO sebagai upaya pencegahan.

“Silakan beraktivitas seperti biasa. Tapi tetap jaga pola hidup bersihnya. Jangan lupa mencuci tangan dan periksakan diri jika merasa sakit,” terangnya.

 

Giatkan Bersih-Bersih dan Sosialiasi

Selain melakukan sosialisasi kepada masyarakat, kata Kapolres, pihaknya juga mengadakan kegiatan bersih-bersih. Mulai dari rumah pribadi dan lingkungan kerja.

“Tadi pagi (kemarin) kami laksanakan bersih-bersih di rumah dan lingkungan kerja. Baik di Mapolres dan semua polsek,” terangnya.

Kegiatan bersih-bersih, kata dia, merupakan salah satu bentuk mencegah adanya corona. Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan baik di lingkungan kantor maupun lingkungan masyarakat. “Kami juga ingatkan untuk berolahraga dan menjaga pola hidup bersih,” ujarnya.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman disela-sela kesibukannya terus menyosialisasikan perilaku hidup bersih. Dalam melaksanakan sosialisasi pencegahan virus corona, Helmi menyisir perkampungan dengan bersepeda. “Kita sambangi warga di perkampungan dan menerangkan terkait virus corona dan pencegahannya,” ujarnya.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk bergotong-royong menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk membiasakan diri cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut, penggunaan masker bagi yang sakit serta mencari perawatan medis jika mengalami demam, batuk dan sesak napas,” paparnya.

(yana taryana)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.