Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.5%

7.4%

70%

Polres Kota Banjar Tengok Ternak Sapi & Kambing di Balokang, Dukung Ketahanan Pangan

231
0
BERI MAKAN. Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny memberikan rumput untuk kambing peliharaan Senin (8/6) cecep herdi / radar tasikmalaya

BANJAR – Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK, MH bersama Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Banjar H Aswin mengecek peternakan sapi dan kambing di Dusun Parung RT 41 RW 04 Desa Balokang Kecamatan Banjar.

Pengecekan untuk melihat ketahanan pangan di Kota Banjar dan untuk membiasakan masyarakat beternak hewan.

Baca juga : Wali Kota Banjar Kunjungi Rumah Warga Pataruman yang Hangus Terbakar

“Tujuan utamanya adalah untuk menjaga dan juga mendukung ketahanan pangan masyarakat di lahan pekarangan atau lahan kosong dengan harapan bisa diikuti oleh masyarakat,” kata Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny Senin (8/6).

Dalam kunjungannya itu, kapolres mengecek hewan ternak milik salah satu Bhabinkamtibmas Polsek Banjar.

“Anggota Bhabinkamtibmas juga ada yang memelihara hewan. Ini contoh yang baik, dan mudah-mudahan bisa diikuti oleh masyarakat luas. Karena dengan beternak hewan, kita tidak akan ketergantungan pasokan kabutuhan daging dari pasar,” katanya.

Ia menjelaskan apa yang dicontohkan oleh anggota Polri diharapkan menginspirasi semua anggota maupun masyarakat agar memanfaatkan pekarangan kosong di rumah masing-masing untuk kekuatan pangan.

“Ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Apalagi, saat ini masyarakat sedang dihadapkan pada pandemi Covid-19. Maka, masyarakat harus mempersiapkan kebutuhan pangan secara mandiri. Program kreatif seperti ini harus dicontoh masyarakat agar bisa menunjang pendapatan perekonomian keluarga,” ungkap kapolres.

Kapolres juga mengecek peternakan ikan lele dan nila.

Budidaya ikan lele dan nila itu merupakan hasil kerja sama antara Polres Banjar dengan Pondok Pesantren Miftahul Amanah.

KH Makmun Sidiq, pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Amanah mengatakan satu kolam lele bisa berkapasitas 1.800 sampai 2.000 ekor. Sedangkan ikan nila 1.500 ekor.

“Pada masa pandemi Covid-19 ini segala kebutuhan pangan maupun ekonomi sangat terasa begitu sulit dirasakan oleh masyarakat. Mudah-mudahan dengan adanya kerja sama peternakan budidaya ikan lele dan nila ini dapat menghasilkan manfaat dan barokah, sehingga untuk kebutuhan pangan dapat tercukupi,” kata dua.

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK, MH berharap dapat membantu membuka peluang usaha baru bagi pesantren.

Baca juga : Jemaat GBI Pantekosta Kota Banjar Rapid Test Massal

“Pada masa pandemi Covid-19 ini, kita harus sama-sama berkreativitas dalam mendukung ketahanan pangan, minimal kita bisa memenuhi kebutuhan pangan untuk wilayah kita sendiri,” katanya.

Selain mengingatkan untuk memperkuat ketahanan dan ketersediaan pangan, kapolres juga mengajak satu sama lain saling mengingatkan soal protokol kesehatan. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.