Polres Tasik Sita 7 Mobil Hasil Penipuan, yang Merasa Kehilangan Bisa Bawa BPKB..

182
0

MANGUNREJA – Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan tujuh unit kendaraan mobil hasil penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh pelaku DR (42).

Pelaku ditangkap setelah korbannya Opang Sutarwan asal Desa Sukasukur, Mangunreja melaporkan bahwa mobilnya tidak kembali setelah disewa pelaku.

Baca juga : KNPI Kabupaten Tasik Minta Anggaran Beli Sarung Rp2,7 M Dibatalkan

Waka Polres Tasikmalaya Kompol Rita Suwadi SH SIK MM menjelaskan, pihaknya berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan kendaraan roda empat dengan meringkus pelaku DR. Modusnya, pelaku menyewa mobil korban dalam waktu satu minggu, kemudian menggadaikan mobil kepada orang lain dan berulangkali dilakukan sampai korban berjumlah tujuh orang.

“Ya pelaku menyewa kendaraan korban kemudian menggadaikannya. Menyewa Rp 300-400 ribu per hari, kemudian menggadaikannya hingga Rp 15-30 juta, bahkan korban Opang yang mobilnya digelapkan punya hubungan pertemanan dengan pelaku,” katanya saat ekspose di Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (5/5).

Barang bukti yang disita dari tersangka adalah satu unit Mobil Daihatsu Xenia dengan plat nomor D 1426 VX, satu unit Mobil Toyota Avanza plat D 1768 MF, satu unit Mobil Daihatsu Xenia tanpa plat nomor.

Loading...

Kemudian, satu unit Mobil Daihatsu Xenia dengan plat D 1673 AAO, satu unit Mobil Kia Picanto dengan plat D 1279 XT, satu unit Toyota Agya plat D 1139 AC dan satu unit Nissan Grand Livina berplat B 2808 OC.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan SIK menambahkan, bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan roda empat atau menjadi korban penggelapan, bisa membawa BPKB, STNK dan KTP sebagai bukti kepemilikan.

“Bisa datang langsung ke Polres Tasik, jika merasa kehilangan kendaraan,” ungkap dia.

Siswo menambahkan, hukuman bagi pelaku masuk tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud Pasal 372 dan atau Pasal 378 KUHPidana.

Baca juga : Puluhan Ribu Sembako Terus-terusan Dibagikan ke Warga Kabupaten Tasik Oleh Keluarga Ini..

“Kita ancam dengan pidana penjara selama empat tahun penjara,” katanya.

Pelaku DR (42) mengaku nekat melakukan penggelapan kendaraan karena terlilit utang dan penghasilannya besar.

“Kepepet kebutuhan, sekitar tiga bulan terakhir saya beroperasi, menyewa mobil lalu saya gadaikan,” tutur dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.