Polresta Tasik Amankan Ratusan Miras

276
0
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA AMANKAN MIRAS. Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Adi Nugraha SIK didampingi Wakapolresta Kompol Mujianto SIK mengekspos hasil razia miras menjelang tahun baru kemarin (30/12).

Polsek Ciamis Temukan Bungker di Kebun
TASIK – Polres Tasikmalaya Kota dan Ciamis berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) di wilayah hukum masing-masing kemarin (30/12). Miras tersebut siap diedarkan pada pesta tahun baru 2018 malam ini.
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Adi Nugraha SIK mengatakan momen tahun baru kerap dihiasi pesta miras. Sehingga mengakibatkan pasokan barang h

Istimewa
TEMUKAN MIRAS. Petugas Polsek Ciamis mengangkat 50 dus minuman keras dari bungker yang ada di Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya.

aram ini dari luar daerah cenderung meningkat mengingat permintaan banyak. “Bukan hanya di Tasikmalaya saja. Saya yakin di daerah lain pun mengalami hal yang sama,” ujarnya kepada wartawan kemarin.
Dalam mencegah peredaran miras, pihaknya melakukan operasi-operasi dalam bentuk Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Jumat malam (29/12), Satuan Sabhara mengamankan 70 botol miras berbagai merek dan 100 kantong plastik minuman oplosan di berbagai titik.
Hal itu, kata Adi, sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas miras di wilayah hukumnya. Bukan hanya dalam peredaran miras di Kota Tasikmalaya, namun dilakukan juga upaya pencegahan dengan menggagalkan pasokan dari daerah lain. “Kita maksimalkan baik dengan patroli polsek sampai patroli skala besar,” tuturnya.
Beberapa waktu lalu, Satuan Sabhara juga berhasil menggagalkan pasokan miras di Jalan Letnan Harun dekat Terminal tipe A Indihiang. Polisi mengamankan satu buah mobil bak berisi 50 dus berisi 600 botol miras yang diduga akan diedarkan di wilayah Kota Tasikmalaya.
Sepanjang 2017, Polres Tasikmalaya Kota sudah mengamankan 6.551 botol miras (lokal, impor KW dan oplosan), 10.600 liter miras tradisional dan 500 liter minuman keras jenis victor. Selain miras, potensi gangguan Kamtibmas pun terus dilakukan. Seperti berandalan bermotor, peredaran petasan, PSK, dan lain-lain.
Sementara, di tempat berbeda, Polres Ciamis berhasil mengungkap penimbunan miras sebanyak 50 dus di dalam bungker. Diduga miras berjumlah 600 botol dengan merek Cap Rajawali dan Orang Tua ini stok untuk tahun baru.
Miras tersebut ditemukan di area perkebunan dekat pemakaman di Dusun Sukajadi RT 03/02 Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, Sabtu (30/12) sekitar pukul 11.00. Pemiliknya diketahui adalah Sa (50).
Paur Humas Polres Ciamis Iptu Hj Iis Yeni Idaningsih menerangkan bungker miras itu ditemukan oleh tim dari Polsek Ciamis di kebun singkong. Ukurannya sekitar 1 x 2 meter. Bungker ini terungkap berkat laporan masyarakat. Mereka sering melihat mobil boks yang parkir dekat makam umum.
Setelah diselidiki secara intensif selama dua bulan, kata dia, akhirnya bungker miras tersebut terungkap. Bungker ini ditutup beton. Seolah-olah mirip septic tank (cubluk). Pembetonannya cukup rapi. Pemiliknya berinisial Sa. Pria berusia 50 tahun ini masih warga Desa Sukajadi. “Kita langsung pada pukul 11.00 siang melakukan pengecekan ke kebun. Ternyata benar ada bungker yang diketahui menyimpan miras,” terang Iis.
Dari bungker itu, terang dia, petugas menemukan 50 dus miras yang dikemas rapi. Isinya 600 botol. Mereknya Orang Tua dan Rajawali. “Setelah kita hitung jumlah botolnya sekitar 600 botol. Semuanya diamankan di Polsek Ciamis. Sementara pemiliknya juga ikut diamankan dari rumahnya,” paparnya.
Sa, terang Iis, mengaku stok miras itu untuk akan dijual pada momen tahun baru di wilayah Kabupaten Ciamis. Pelaku mendapatkan miras dari Bandung dan Jakarta. Namun dia belum menyebutkan siapa nama pengirim barang haram itu. Dia mengaku baru berjualan miras selama empat bulan. “Beruntung kita berhasil menggagalkan. Sedikitnya tidak ada pemuda yang terdampak miras ini. Karena kita telah melakukan pencegahan,” ucapnya. “Kita akan kembangkan kasus ini agar bisa terungkap,” tambah dia.
Iis meminta masyarakat untuk melaporkan segala perilaku kejahatan kepada aparat kepolisian. Dia juga mengimbau warga agar tidak hura-hura apalagi meminum minuman keras pada perayaan tahun baru. Alangkah baiknya momen pergantian tahun itu dilakukan dengan mengaji di masjid. “Gunakan tahun baru oleh kegiatan yang baik. Jangan minum miras. Karena bisa saja membunuhmu,” tutur dia. (rga/isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.