Pom Mini di Kota Tasik Ditutup Paksa Pol PP, Ini Alasannya..

2206
4

KOTA TASIK – Satpol PP Kota Tasik bersama dinas terkait perizinan seperti BPPT dan lainnya, melakukan tutup paksa dan penyegelan terhadap beberapa lokasi pom mini yang diduga tak lengkap perizinannya, Rabu (22/07) siang.

Seperti pom mini di Sindonglengo Belakang Pasar Indihiang, terpaksa ditutup paksa tim gabungan tersebut karena beberapa rekomendasi perizinannya tak lengkap.

Hal itu dibenarkan Kabid Penperu Satpol PP, Dedi Tarhedi.

Dia turun langsung melakukan penyegelan di lokasi pom mini tersebut bersama tim gabungan.

“Kami sudah mengingatkan pengusaha atau pengembang ini agar jangan dulu beroperasi sebelum semua persyaratan yang direkomendasikan dinas terkait misalnya IMB dari PUPR atau izin operasional dari Disperindag ditempuh,” katanya kepada wartawan.

Terang dia, jika pengusaha keukeuh tak menempuh rekomendasi perizinan lainnya, maka pom mini tersebut harus ditutup sementara.

Namun jika sudah ditempuh pihaknya mempersilakan untuk kembali beroperasi.

“Tapi faktanya kita lihat dengan mata kepala sendiri pada saat ini kita datang telah beroperasi. Kami sudah mengingatkan 2 kali katanya masih dalam proses. Tapi ini malah beroperasi,” terangnya.

“Kami datang ke sini juga dihadiri Disperindag, BPPT, pihak kecamatan dan kelurahan. Agar sama-sama tahy maksud, tujuan dan pelaksanaannya seperti apa,” sambungnya.

Dia menambahkan, selain lokasi pom mini tersebut, pihaknya juga melakukan penutupan di 2 titik lainny yaitu masih di daerah Indihiang dan Kecamatan Bungursari.

“Besok mugkin ke lokasi lain kita jadwal dan surati dulu. Sebetulnya banyak yang belum melengkapi perizinannya. Mungkin lebih 8 titik untuk 1 merek dagang pom mini,” tambahnya.

Dia mengingatkan para pengusaha pom mini agar segera penuhi perizinan untuk beroperasi.

Jadi jika rekomendasi dari dinas terkait belum terpenuhi maka jangan beroperasi dulu.

Sementara itu, Area Kordinator Pom Mini tersebut, Gilang mengaku tak bisa berbuat banyak ketika aparat gabungan menutup paksa tempat dia bekerja.

“Ya kalau dari kita jika memang kurang lengkap ya silakan. Tapi kami ingin secepatnya beres juga agar supaya segera beroperasi. Ya kami pengennya kalau ada yang seperti ini lagi agar jelas kedepannya,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

4 KOMENTAR

  1. Fihak Pemda juga harus cepat dalam mengurus perizinan. Bukan rahasia umum bahwa berurusan dengan birokrat itu sangat ruwet. Rakyat yang jadi korban.

  2. Yang bner aa? Tidak sesuai kah kluar massa aksi? Padhal aku sering beli d pom mini tapi bagi ku normal sama sama ajj.. Mungkin aa nya beli pom yang perorngan mngkin ya…

  3. Pom mini ini sesuai dengan prosedur yang tidak mengurangi literan sedikitun karena sudah teruji dan di tera ulang . Bensin nya pun bukan bensin biasa langsung di bawa di luar negri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.