Ponpes Idrisiyyah Tasik Serius Kembangkan Sektor Pertanian

27
0
FOTO: ISTIMEWA SILATURAHMI. Pimpinan Pesantren Al-Ittifaq Ciwidey Kabupaten Bandung KH Fuad Afandy (kanan) bersilaturahmi dengan Pimpinan Ponpes Idrisiyyah Syekh Muhammad Fathurahman di Ponpes Idrisiyyah. Mereka berdoa bersama dan menjalin kerja sama mengembangkan ekonomi bidang agrobisnis di pondok pesantren.
Loading...

Pondok Pesantren Idrisiyyah terus meningkatkan ekonomi pesantren. Kini, Idrisiyyah tengah fokus mengembangkan ekonomi bidang agrobisnis atau pertanian.

Untuk pengembangan ekonomi bidang agrobisnis, Pondok Pesantren Idrisiyyah bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al- Ittifaq Ciwidey Kabupaten Bandung. Ponpes Al-Ittifaq sudah sukses dalam pengembangan ekonomi pesantren dalam bidang agrobisnis.

Kepala Divisi Ekonomi Pondok Pesantren Idrisiyyah Ustaz Ahamad Tazaka Bonanza (AKA) mengatakan, kerja sama dengan Pondok Pesantren Al Ittifaq Ciwidey, untuk mengembangkan ekonomi pesantren dalam bidang agrobisnis.

“Pesantren Al-Ittifaq Ciwidey salah satu pesantren yang memang sudah cukup sukses dalam bidang ekonomi agrobisnis,” kata dia Selasa (12/1/2021).

Baca juga : Rakernas Tarekat Idrisiyyah Tasik, Tingkatkan Kualitas di Berbagai Bidang

Loading...

Tidak hanya itu, Pesantren Al-Ittifaq Ciwidey merupakan mentor dari pesantren yang memang fokus dalam pengembangan ekonomi agrobisnis atau mengelola pertanian.

“Kerja sama ini bentuk keseriusan kita untuk ikut membangun sektor perekonomian di bidang agrobisnis. Makanya kami berkolaborasi dengan pesantren yang memang sudah ahli dan menjadi dalam sektor pertanian khususnya sayuran,” kata Ustaz AKA.

Nantinya untuk pengembangan ekonomi pesantren dalam bidang pertanian ini, Idrisiyyah akan memanfaatkan lahan-lahan wakaf. Nantinya untuk pelatihnya dari Pesantren Al Ittifaq, sedangkan untuk sumber daya manusia dan lahan dari Idrisiyyah.

“Kita paham setelah adanya pandemi memang sektor yang menguat yakni sektor agrobisnis atau bisnis pertanian, makanya kami fokus dalam pengembangan ekonomi pesantren dalam bidang agrobisnis ini,” kata Ustaz AKA.

Di samping itu, kata Ustaz AKA, pertanian ini merupakan fondasi bangsa yang sudah sepatutnya dikembangkan oleh semua pihak termasuk pondok pesantren.

“Utamanya dalam ketahanan pangan karena dengan adanya pandemi ini bahwa sumber pangan ini fundamental,” kata tokoh muda ini.

Dengan itu, pihaknya mengajak seluruh pesantren harus terus mengembangkan ekonomi dalam bidang agrobisnis ini dengan mengembangkan lahan-lahan yang tidak produktif.

“Alhamdulillah kemarin hadir langsung hadir Pimpinan Pesantren Al-Ittifaq Ciwidey KH Fuad Afandy. Hadir juga jajaran pengurus Koperasi Ittifaq Ustaz Setia Irawan selaku CEO dan juga diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Idrisiyyah Syekh Muhammad Fathurahman dan saya, termasuk pengurus Idrisiyyah lainnya,” kata tokoh ekonomi pesantren ini.

Untuk saat ini pengembangan ekonomi pesantren dalam bidang agrobisnis, Pondok Pesantren Idrisiyyah sudah ada percontohan yakni deplot 1 hektare untuk tanaman kapulaga atau tanaman rempah-rempah.

“Kami juga akan membudidayakan tanaman lainnya seperti sayuran. Untuk lokasi lahan akan disesuaikan dengan lokasi tanah setelah adanya kajian. Itu akan dimulai pada bulan ini,” kata Ustaz AKA.

Dasar lain pengembangan ekonomi pesantren dalam bidang agrobisnis ini, kata Ustaz AKA, karena melihat tingginya potensi lahan untuk yang bila dikelola dan diproduktifkan.

“Sebetulnya potensi lahan ini cukup baik berpotensi di Kabupaten Tasikmalaya ini, selain untuk sayuran juga tanaman lainnya,” ujarnya menerangkan.

Ustaz AKA menjelaskan, dengan adanya kerja sama ini, selain menggunakan ekonomi pesantren juga untuk meningkatkan kolaborasi antar pesantren dalam peningkatan ekonomi pesantren.

“Artinya pesantren ini harus bekerja sama atau kolaborasi di berbagai sektor. Tidak hanya bidang agrobisnis saja. Jadi kita pengen terus mendorong kerja sama lintas pesantren,” ujarnya.

Ustaz AKA berharap, melaui pengembangan ekonomi pesantren bisa membatu mengembangkan ekonomi dalam bidang agrobisnis.

“Dengan berkembangnya ini bisa menyuplai kebutuhan pasar lokal, baik sayuran maupun pangan,” ujar tokoh muda yang meraih prestasi dari Kementerian UKM dan Koperasi ini. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.