Positif Corona di Kota Tasik Nambah 1 dari Warga Jakarta Utara

549
0

KOTA TASIK – Tingginya mobilisasi pendatang ke Kota Tasikmalaya pasca masuk masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di masa pademi Covid-19 menjadi penyebab bertambahnya kasus positif.

Wali Kota Tasik, Budi Budiman mengatakan, pendatang yang menambah jumlah positif Covid-19 menjadi 51 pasien totalnya adalah warga Jakarta Utara.

“Dia ke Kota Tasik seminggu lalu untuk berdagang. Namun ketika mau pulang ke Jakarta dia merasakan gejala corona. Lalu di swab test di lab prodia. Hasilnya positif,” ujar Budi kepada radartasikmalaya.com, Senin (06/07) siang.

Terang dia yang ditemui usai melantik pengurus FKUB di Hotel Harmoni, maka pasien tersebut langsung lapor Tim Gugus Tugas dan segera dilakukan isolasi.

Kini, dia telah dirawat secara intensif di salah satu rumah sakit di Kota Tasik.

Maka dari itu, Budi kembali berpesan bagi masyarakat Kota Tasik tetap melaksanakan protokol kesehatan agar tak tertular.

Loading...

Karena dari hasil survei 1,5 persen jika memakai masker tak akan tertular.

“Makanya soal protokol kesehatan harus terus dilakukan hingga vaksin Covid ditemukan. Walaupun saat ini kita mulai banyak pelonggaran karena masa AKB,,” tegasnya.

Masa AKB ini, tambah Budi, artinya adalah kebiasaan baru. Yaitu misalnya ke luar rumah pakai masker. Jadi, masker ini menjadi gaya hidup.

“Dan dampaknya Kota Tasik masih bertahan di zona biru. Alhamdulillah juga sudah 1 bulan tak ada yang meninggal karena Covid. Maka dari itu, FKUB juga harus ikut menyosialisasikan pencegahan Covid,” tambahnya.

Terpisah, Ketua FKUB Kota Tasik, KH Nono Nurul Hidayat menurutkan, pihaknya sudah sangat siap menyosialisasikan pencegahan covid-19 kepada masyarakat.

“Nanti akan kita komunikasikan dengan para pengurus, selain FKUB sudah masuk ke dalam Gugus Tugas,” tuturnya.

Jelas dia, sebetulnya pencegahan penyebaran Covid-19 ini merupakan tugas semua pihak, termasuk FKUB.

Namun demikian FKUB akan terus berupaya agar masyarakat tetap mempertahankan dalam menjalankan protokol kesehatan.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.