Positif Corona, Pedagang Pasar Pananjung Pangandaran Meninggal, Jam Operasional Dibatasi

510
0
radartasikmalaya.com
Kawasan Pasar Pananjung Pangandaran disemprot disinfektan setelah adanya penemuan kasus pedagang yang terpapar corona, Jumat (20/11). istimewa untuk radartasikmalaya.com

PANGANDARAN – Salah seorang pedagang di Pasar Pananjung dikabarkan meninggal dunia akibat terpapar Corona.

Guna antispasi penyebaran, Pemkab Pangandaran akan mengambil sample swab test kepada beberapa pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran, Tedi Garnida mengatakan, pedagang yang meninggal tersebut sudah 10 hari tidak berdagang di pasar karena sakit.

“Jadi kita tidak tahu apakah tertularnya di pasar atau di mana?” katanya kepada Radar, Jumat (20/11).

Kata dia, pedagang yang meninggal tersebut juga memiliki riwayat penyakit jantung dan diabet.

“Dari pihak Labkesda sekarang sedang men-tracking siapa saja yang punya kontak erat dengan yang bersangkutan,” jelasnya.

Menurut Tedi, minimal 50 pedagang juga akan menjalani swab test untuk mengetahui apakah ada yang positif lagi.

“Kemungkinan samplenya akan dibawa ke Bandung, karena kemampuan di kita (Pangandaran) terbatas,” katanya.

Untuk antisipasi, Pemkab Pangandaran langsung melakukan penyemprotan disinfektan, agar pasar menjadi steril. “Jadi saat penyemprotan pasar ditutup sementara,” ujarnya.

Pasar Pananjung, kata dia, tidak akan ditutup, namun jam operasionalnya akan dibatasi.

“Yang biasanya dari jam 04: 00 sampai jam 18 : 00, sekarang hanya sampai pukul 15 : 00,” jelas Tedi.

Tedi mengatakan, jika semua hasil tes negatif, maka kemungkinan jam operasional pasar akan kembali normal. “Mudah-mudahan saja semuanya negatif,” harapnya.

(deni nurdiansah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.