Positif Covid-19 di Garut Terus Naik, Paling Parah Klaster Ibu-ibu Pengajian

108
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com
Loading...

TAROGONG KIDUL – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan signifikan. Saat ini, terjadi outbreak.

“Sekarang ada beberapa klaster penularan Covid-19 dan yang terbaru adalah klaster ibu-ibu pengajian dan jumlahnya (pasien positif) paling tinggi,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan, Senin (7/12).

Rudy menerangkan klaster kegiatan keagamaan itu terjadi di wilayah timur Garut. Jumlah ibu-ibu pengajian yang terkonfirmasi positif ada 28 kasus.

Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, kata dia, saat ini tengah melakukan tracing dan tracking terhadap klaster ibu-ibu pengajian itu.

“Kami minta masyarakat untuk menahan diri (untuk tindak berkumpul) dan mematuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster baru lagi,” ujarnya.

Loading...

Baca juga : Penganiaya Imam Masjid di Tarogong Kidul Garut Diringkus Polisi

Selain adanya penyebaran di klaster kegiatan keagamaan, terjadi juga penyebaran di area perkantoran, yakni di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

“Hari ini (kemarin, Red)) ada 120 yang positif. Itu di antaranya ada klaster PNS. Kalau kemarin klaster PUPR, sekarang Disdukcapil,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sekitar 14 pegawai Disdukcapil Garut yang dinyatakan positif Covid-19. Hampir semua dari mereka saat ini sudah diisolasi di gedung isolasi pasien Covid-19 Garut.

Rudy mengatakan untuk mencegah penularan Covid-19 dari klaster tersebut, mulai hari ini kantor Disdukcapil Garut di Jalan Patriot Kecamatan Tarogong Kidul ditutup.

“Jadi karena Disdukcapil ini pelayanan umum, jadi kalau dibuka Disdukcapil itu dikhawatirkan akan terkonfirmasi lagi para pengunjung. Kita ingin utamakan keselamatan masyarakat,” katanya.

Kendati demikian, Rudy memastikan pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil bisa dilakukan di beberapa kecamatan. “Dialihkan oleh kita ke pelayanan di sekitar kecamatan yang ada di Garut Kota,” terangnya.

Dengan bertambahnya 122 kasus baru, total kasus pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Garut menjadi 2.301 kasus. Jumlah tersebut terdiri dari 944 kasus yang masih menjalani isolasi, 1.300 kasus sembuh serta 57 kasus meninggal dunia. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.