Positif Covid-19 di Kota Tasik Naik 6 Orang, Ini Rinciannya..

3532
0
radartasikmalaya.com
Ilustrasi

KOTA TASIK – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengakui, sejak Rabu (09/09) lalu hingga Jumat (11/09) sore, ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 6 pasien.

Dari 4 pasien yang terkonfirmasi positif tenaga medis itu rinciannya adalah 3 orang berprofesi dokter dan 1 orang perawat gigi.

Sedangkan 2 pasien lainnya adalah dari 1 guru SMAN dan 1 berprofesi swasta.

Dia pun membenarkan soal kabar bahwa ada seorang guru SMAN di Indihiang pada hari Kamis (10/09) sore dijemput Tim Gugus Tugaa terkonfirmasi positif.

“Ya semua informasi yang beredar itu benar. Mereka diketahui usai melakukan perjalanan luar kota,” ujar Uus kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia yang ditemui di kantornya, 4 tenaga medis yang terpapar itu adalah tenaga medis aktif.

Loading...

“Yang terpapar itu 2 orang sudah kita kirim ke Bandung untuk mendapatkan perawatan lebih,” terangnya.

“Yang 1 orang lagi kita rawat di SMC. Sedangkan yang perawat adalah perawat gigi masih isolasi mandiri. Karena dia OTG, dan secara aturan boleh isolasi mandiri. Tapi tetap kita awasi,” sambungnya.

Dia juga mengakui soal salah satu guru SMA berjenis kelamin perempuan di Kota Tasik juga terkonfirmasi positif Covid-19.

“Yang seorang guru itu betul positif berdasarkan PCR. Sekarang sudah dirawat di isolasi RSUD dr Soekardjo. Sekarang tim kita sedang tracking semua,” tambahnya.

Sedangkan soal penutupan sementara fasilitas kesehatan yaitu klinik di wilayah Cibereum, puskesmas di Cihideung, dan salah satu rumah sakit swasta.

“Yang rumah sakit swasta saat ini sedang kita lakukan disinfektan, petugas dan pegawainya sedang kita cek dulu. Jadi langkah itu adalah muncul dari kebijakan manajemen rumah sakit sebagai langkah antisipasi,” tambahnya.

Jelas dia, saat ini pasien di rumah sakit swasta itu semua sudah dipulangkan karena sedang dilakukan disinfektan semua ruangannya.

“Sedangkan untuk yang klinik di Cibereum telah ditutup sementara sejak beberapa hari lalu. Konsekuensinya dari ini semua memang bisa membuat kita turun lagi dari zona oranye ke zona merah, walaupun kita pernah di zona hijau,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.