Posko Covid-19 Perbatasan Dikurangi, Pasien Positif Bertambah

336
0
radartasikmalaya.com

TASIK – Meski Kota Tasikmalaya semakin mendekati zona merah pandemi Covid-19, Gugus Tugas melakukan pengurangan jumlah posko. Dari delapan posko pemeriksaan warga dari luar daerah, hanya disisakan empat posko.

Empat posko yang masih dipertahankan yakni di perbatasan Indihiang Cisayong, Simpang Mangin, Cibeureum dan Karangresik.

Sementara Posko Urug dan Cibeuti Kecamatan Kawalu, Posko Bojong Jengkol Kecamatan Indihiang serta posko Bungursari sudah tidak beroperasi lagi.

Baca juga : Wanita Hamil Warga Cikatomas Tasik Terpaksa Jualan Miras Lantaran Ini..

Sekretaris Tim Gugus Tugas Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengatakan pengurangan jumlah posko tersebut berdasarkan hasil rapat evaluasi. Empat posko di jalur kecil dinilai tidak efektif karena mobilitas warga yang melintas bukan dari zona merah. “Jadi hasil evaluasi kita fokuskan di empat posko,” ungkapnya kepada Radar, Selasa (14/4).

Pertimbangan lainnya yakni jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas dalam operasional penanganan Covid-19. Dengan pengurangan posko ini, sementara pekerjaan yang dilakukan cukup banyak. “Jadi petugas yang tadinya di posko bisa kita berdayakan dalam hal lain,” terangnya.

Di samping itu, kata Ivan, penanganan Covid-19 pun akan mulai bergerak di dalam wilayah untuk mencegah penyebaran lokal. Teknisnya petugas akan bergerak di lapangan untuk penyadaran masyarakat. “Seperti yang dilakukan kepolisian yang melakukan operasi dan memberikan masker kepada warga yang tidak menggunakannya,” kata dia.

Selain itu, Gugus Tugas juga dibentuk per wilayah kecamatan dengan melibatkan unsur TNI dan Polri. Supaya petugas bisa melakukan penanganan di kawasan yang lebih spesifik. “Petugas di tingkat kecamatan sebelumnya juga sudah bekerja, tapi kita spesifikasi supaya fokus di wilayahnya,” tutur Ivan.

Baca juga : Kota Tasik Menuju Zona Merah, Puncak Covid-19 Diprediksi Sepekan Sebelum Lebaran

Gugus Tugas sendiri menilai, saat ini masyarakat belum sepenuhnya mematuhi kebijakan pemerintah. Pasalnya, masih banyak warga yang beraktivitas di luar tanpa menggunakan masker. “Mereka sengaja atau lupa kita tidak tahu, tapi kami terus melakukan upaya penyadaran masyarakat,” tuturnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas, hingga Selasa 14 April 2020 pasien positif Covid-19 kembali bertambah menjadi 12 orang. Sementara untuk PDP 20 orang, ODP 988 orang dan OTG 209 orang. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.