Program PPG Dianggap Komersialisasi Pendidikan

1175
0
PROTES PPG. Ratusan aktivis mahasiswa berunjuk rasa di Halaman Bale Kota Tasikmalaya di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Rabu (2/5). foto; rangga jatnika / radar tasikmalaya
Loading...

LETNAN HARUN – Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dianggap sebagai bentuk komersialisasi pendidikan.

Hal ini terungkap dalam aksi ratusan aktivis mahasiswa di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (2/5).

Mereka menuntut program tambahan untuk sarjana pendidikan itu dihapus.

Koordinator aksi Faisal Muhammad menuturkan, bahwa PPG hanya menjadi program yang menambah beban biaya pendidikan.

Dengan program pengganti akta IV itu, mahasiswa harus membayar biaya lagi sekitar Rp 7 juta sampai Rp 10 juta.

Loading...

“Itu untuk biaya selama dua semester,” ungkapnya.

Padahal, lanjut dia, 60 persen materi yang diberikan dalam PPG mengulang dari materi perkuliahan S-1. Sementara 40 persen adalah praktik lapangan yang juga dilakukan di masa perkuliahan. “Kan ada PPL juga di kuliah itu,” terangnya.

Maka dari itu, pihaknya menilai PPG lebih kepada komersialisasi pendidikan. Pihaknya meminta pemerintah kota (pemkot) ikut mendukung penghapusan PPG.

Terlebih kuota yang dibatasi membuat lulusan S-1 harus antre. “Kembalikan lagi akta IV seperti sebelumnya atau masukan PPG di program S-1,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, mereka juga menuntut soal kesejahteraan guru honorer yang belum diperhatikan secara maksimal.

Ditambah salah satu Nawacita yakni program pendidikan 12 tahun yang sampai saat ini belum juga terealisasi. “Sampai sekarang undang-undangnya belum juga dibuat,” terangnya.

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Tasikmalaya H Deny Diyana menjelaskan Wali Kota Tasikmalaya H Budi Budiman sepakat dengan para mahasiswa.

Pemkot pun akan menyampaikan aspirasi tersebut karena dalam hal ini kewenangannya berada di pemerintahan pusat.

“Pemkot hanya bisa membantu mendorong dan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi dari teman-teman mahasiswa,” tutur dia.

(rangga jatnika/radartasikmalaya)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.