PPKM Diberlakukan, Pedagang di Pantai Pangandaran Menjerit

62
0
BELANJA. Wisatawan berbelanja cendera mata di Gedung Relokasi Nanjung Endah, Pantai Timur Pangandaran, Rabu (16/5). (Nana Suryana/radartasikmalaya.com)
Loading...

PANGANDARAN – Para pedagang di Pantai Pangandaran mengaku mengalami penurunan omset semenjak diberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Salah seorang penjual es kelapa Suparjo (45) mengatakan kehilangan omset hingga 50 persen sejak diberlakukannya PPKM beberapa pekan lalu. “Biasanya saya dapat Rp 300 ribu, sekarang paling banter juga dapat Rp 150ribu,” kata dia kepada Radar Minggu (31/1).

Menurutnya, sepinya pembeli dan pengunjung yang mengakibatkan pendapatannya menurun drastis. ”Waktu tahun baru masih mending, masih banyak tamu,” ujarnya.

Baca juga : Sempat Dipolisikan, Pemain Kendang di Pangandaran Bilang Begini Pada Nakes..

Hal senada juga diungkapkan Rian Arianto (30). Penjual kopi ini mengaku sudah beberapa minggu hampir kehilangan separuh pendapatanya.”Biasanya akhir pekan banyak pengunjung, sekarang sepi,” tuturnya.

loading...

Salah seorang petugas pintu tol gate Rangga mengatakan pengunjung ke objek wisata masih cukup banyak. “Tapi sekarang wisatawan dari luar Jabar juga diarahkan untuk rapidtest antigen dulu sebelum masuk,” katanya.

Menurut dia, hal itu dilakukan demi menjaga agar tidak ada orang yang reaktif masuk ke objek wisata. ”Diarahkan ke Puskesmas untuk rapid,” ucapnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.