PPKM Mikro Tingkat RT di Ciamis Mulai Diberlakukan

21
0
ISTIMEWA. RAPAT. Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar rapat penerapan PPKM Mikro secara virtual dengan camat dan kepala desa se-Kabupaten Ciamis, Selasa (9/2/2021).
ISTIMEWA. RAPAT. Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar rapat penerapan PPKM Mikro secara virtual dengan camat dan kepala desa se-Kabupaten Ciamis, Selasa (9/2/2021).
Loading...

CIAMIS  – Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro mulai 9-22 Februari 2021. Hal itu diungkapkan Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya dalam rapat koordinasi dengan kepala desa dan camat se-Kabupaten Ciamis secara virtual, Selasa (9/2/2021).

Kata Herdiat, pelaksanaan PPKM mikro berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 3 tahun 2021. Instruksi tersebut membahas tentang PPKM berbasis mikro dan pembentukan posko Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

“Perpanjangan penerapan PPKM kali ini berskala mikro, itu semua dinilai oleh pemerintah pusat dan Provinsi Jabar. Penerapannya berdasarkan indikator tingkat potensi zona bahaya Covid-19 yang masih belum mereda di berbagai kabupaten/kota,” ujarnya, menjelaskan.

“Setiap desa akan membentuk posko penanganan Covid-19, lalu data by name by address dipetakan ke setiap RT yang ada di desa dan dibuatkan zonasi,” ujarnya, menambahkan.

Nantinya, kata dia, desa atau RT yang ditetapkan sebagai zona merah atau berbahaya dalam penyebaran Covid-19 harus wajib mengontrol maupun memantau warganya. RT berhak memberikan konsekuensi hukuman bagi setiap warga yang melanggar.

loading...

Lebih lanjut, untuk strategi deteksi dilakukan dengan tes swab minimal 1/1000 penduduk per minggu dengan kecepatan keluar hasil kurang lebih 24 jam.

Setelah itu, kata dia, melakukan pelacakan seluruh kontak erat, suspect dan kasus terkonfirmasi. Terakhir dengan penerapan isolasi mandiri, pasien yang tidak bergejala. Sedangkan jika ada yang bergejala bisa dilakukan isolasi di rumah sakit.

“Kita harus bekerja sama bersama dalam pelaksanaan PPKM mikro ini. Dalam penerapannya perlu dilakukan koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat, mulai dari RT/RW, desa/lurah, Satgas Covid-19 Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” kata dia.

“Para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, karang taruna serta tenaga kesehatan juga dilibatkan dalam koordinasi antar unsur tersebut,”  ujarnya, menjelaskan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Yoyo menjelaskan, indikator penerapan PPKM skala mikro di tingkat RT. Wilayah RT bisa disebut zona hijau jika tidak ada rumah yang memiliki kasus konfirmasi positif. Zona kuning apabila terdapat 1-5 rumah di satu RT yang memiliki kasus konfirmasi positif.  Selanjutnya, untuk RT yang bisa disebut zona oranye apabila terdapat 6-10 rumah di wilayahnya memiliki kasus konfirmasi positif.

“Terakhir RT bisa disebut zona merah jika terdapat lebih dari 10 rumah di wilayahnya memiliki kasus konfirmasi positif. Desa harus segera mengidentifikasi zonasi setiap RT agar pelaksanaan PPKM mikro ini bisa optimal,” ujarnya.

Baca juga : Ciamis Siapkan Zonasi Covid-19 di Setiap Desa

dr Yoyo menyampaikan, untuk zonasi hijau dilakukan dengan surveilans, seluruh suspect dites dan pemantauan kasus tetap berlangsung berkala. Pada zona kuning dengan menemukan kasus suspect dan pelacakan kontak erat serta penerapan isolasi mandiri bagi pasien positif juga kontak erat dengan ketat.

Selanjutnya, kata dia, pengendalian pada zona oranye dilakukan dengan menemukan kasus suspect dan pelacakan kontak erat. Isolasi mandiri pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat serta rumah ibadah tempat bermain dan tempat umum ditutup kecuali sektor esensial.

“Terakhir, pada level merah dilakukan dengan pelacakan kasus suspect dan kontak erat, isolasi mandiri, melarang kerumunan lebih dari tiga orang, pembatasan mobilitas dan kegiatan masyarakat dihentikan,” ujarnya.

Wakapolres Ciamis Kompol Rendy Setia Permana SIK, menyampaikan bahwa pihaknya akan siap sedia menegakan kepatuhan protokol kesehatan dalam penerapan PPKM mikro ini. “Kami siap membantu pelaksanaan penerapan PPKM secara mikro guna mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19,” tuntasnya. (rls/isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.