Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.4%

20.4%

8.4%

66.9%

PPP Kabupaten Tasik Belum Bahasa Pengganti Pimpinan Dewan, 4 Orang Ini Berpeluang

970
0

SINGAPARNA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tasikmalaya belum melakukan musyawarah untuk menunjuk siapa pengisi kursi pimpinan DPRD pengganti Cecep Nurul Yakin yang mundur karena maju di Pilkada 2020.

Dari tujuh anggota DPRD dari Fraksi PPP banyak nama-nama yang dianggap layak dan pantas mengisi kekosongan jabatan wakil ketua dewan seperti Apip Ipan Permadi, Asop Sopiudin, M Syihabudin Romli dan Hidayat Muslim.

Baca juga : Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Kota Tasik Bakal Terapkan PSBB Lagi

Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya Ikbal Nasihin mengatakan, ketika nanti ada mekanisme di PPP untuk menentukan pengisian jabatan wakil ketua DPRD yang ditinggal Cecep Nurul Yakin ada beberapa nama yang layak dipilih.

Menurut dia, saat ini anggota dewan dari Fraksi PPP ada tujuh orang yakni Apip Ipan Permadi, Asop Sopiudin, Hidayat Muslim, Doni Hamdani, M Syihabudin Romli, Jenal Abidin dan Jajang Ubaidillah Mufti yang menjadi dewan hasil PAW.

“Memang bisa dibilang yang layak mengisi kursi pimpinan dewan dari PPP pengganti Pak Cecep ada Apip (Ketua Fraksi PPP), Asop (Ketua Komisi IV) dan Hidayat Muslim (Wakil Ketua Komisi II),” ujarnya kepada Radar, Jumat (11/9).

Sejauh ini, kata Ikbal, yang dituakan di DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya saat ini menjadi anggota dewan adalah Apip Ipan Permadi dan Asop Sopiudin. Akan tetapi untuk menentukan siapa yang mengisi jabatan wakil ketua DPRD nanti akan dibahas dan diputuskan melalui partai.

“Kemudian nanti berbarengan diusulkan dengan dewan PPP hasil PAW Jajang Ubaidillah dan pengisian jabatan wakil ketua DPRD dari PPP ke DPRD,” ujarnya, menjelaskan.

Wakil Sekretaris DPW PPP Jawa Barat (Jabar) Basuki Rahmat mengatakan, jika PPP ingin merepresentasikan basis dukungan dan kekuatannya, maka yang layak mengisi jabatan pimpinan dewan dari kalangan pesantren.

“Jadi kalau saya mending mengambil orang pesantren supaya mampu merepresentasikan PPP. Setelah Pak Uu naik ke provinsi, diganti Pak Cecep orang pesantren, jadi penggantinya harus orang pesantren lagi,” kata dia.

Menurut dia, banyak anggota dewan PPP yang berlatar belakang dari pesantren, seperti Asop Sopiudin, Syihabudin Romli dan Apip Ipan Permadi, bahkan mereka mempunyai dan mengelola pesantren.

“Silahkan saja, siapa saja jadi wakil ketua DPRD asal berbasiskan pesantren. Yang jelas peran wakil ketua dewan ini strategis masuk dalam unsur pimpinan DPRD. Jadi mempunyai kewenangan bersama ketua dewan secara kolektif mengambil keputusan,” papar dia.

Baca juga : Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pemkot Tasik Siapkan 40 Ruang Isolasi Baru

Dia menambahkan, wakil ketua dewan itu bukan kepanjangan atau utusan fraksi, melainkan lebih kepada unsur pimpinan yang mempunyai kewenangan mengambil keputusan secara kolektif.

“Wakil ketua dewan bukan pengganti ketika ketua berhalangan, jadi termasuk orang yang bisa mengambil keputusan,” ungkap Uki sapaan akrabnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.