Pengalaman Empat Periode Menjadi Modal Raih Kembali Kejayaan Partai

PPP Masih Berpotensi

87
0

SINGAPARNA – Pengamat sosial, politik dan pemerintahan Tasikmalaya Asep M Tamam menilai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih mempunyai potensi untuk kembali meraih kejayaan pada Pilkada 2020. Walaupun secara raihan kursi dan suara pada Pileg 2019 mengalami penurunan.

Kata Asep, kekuatan dari sisi kultur pemilih di Kabupaten Tasikmalaya masih berada di PPP. Sehingga itu bisa dijadikan modal untuk kembali meraih kejayaan pada pesta demokrasi lima tahunan ini. Apalagi, partai berlambang Kakbah ini mempunyai sejarah apik dalam memenangkan pilkada selama empat periode berturut-turut. “Peluangnya masih ada dan berpotensi. Namun, tetap harus ada evaluasi secara menyeluruh (menyikapi hasil Pileg 2019, Red), apabila PPP ingin kembali berkuasa pada Pilkada 2020,” terangnya kepada Radar, kemarin.

Selain itu, kata dia, mentalitas kader PPP pun sudah cukup teruji setiap penyelenggaraan pilkada. Pada Pilkada 2015, saat itu sedang dalam kondisi kisruh kepengurusan. Namun, PPP di Kabupaten Tasikmalaya tetap mampu mengantarkan Uu Ruzhanul Ulum menjadi bupati kedua kalinya walaupun dalam kondisi calon tunggal atau tidak ada lawan. “Mentalitas kader PPP ini menjadi modal untuk membangkitkan kembali kejayaan PPP,” terangnya,

Selain itu, lanjut dia, PPP di Kabupaten Tasikmalaya pun piawai dalam menempatkan posisi dan menentukan figur yang akan diusung menjadi calon bupati (cabup). “Saya percaya pada pilkada nanti, PPP akan memiliki peluang besar, meski pun saat ini bukan partai pemenang,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Tasikmalaya periode 2001-2006 dan 2006-2011, Dr H Tatang Farhanul Hakim MPd mengatakan Pilkada 2020 merupakan pertaruhan PPP dalam mempertahankan kemenangan selama empat periode.

Kata dia, pilkada kali ini merupakan tantangan serius bagi PPP. Karena, harus mampu mempertahankan kekuasaan. “Selama ini PPP selalu menjadi penguasa dan langganan bupati di Kabupaten Tasikmalaya, ini harus dipertahankan. Namun, melihat kefiguran saat ini belum ada yang pantas,” katanya saat dihubungi Radar, Jumat (24/5).

Menurutnya, melihat PPP saat ini pesimis bisa kembali menjadi pemenang pada Pilkada 2020. Apalagi saat ini raihan kursinya mengalami penurunan cukup drastis. “PPP harus direhabilitasi, artinya kejayaan PPP selama empat periode harus dikembalikan. Saya sebagai tokoh PPP juga merasa kecewa melihat raihan kursi saat ini,” katanya.(ujg/dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.