KH Asep Maosul, Lina dan Cecep Layak Jadi Cabup

PPP Sambut Kader Huda

244
0
Hj Lina Ruzhan

SINGAPARNA – Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP Kabupaten Tasikmalaya menyambut baik adanya tiga nama yang disiapkan Miftahul Huda Manonjaya untuk Pilkada 2020.

Ketua DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya, H Cecep Nurul Yakin SPd MAP mengaku apresiasi adanya keinginan Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, KH Asep Maosul Affandy yang mendorong tiga nama keluarga dan alumni untuk ikut berkontestasi di Pilkada 2020 melalui PPP. “PPP ini terbuka untuk siapa saja, termasuk ketiga nama KH Didi Abdul Hadi, KH Arif Affandy dan Lina Ruzhan yang akan didorong oleh Miftahul Huda Manonjaya,” katanya kepada Radar, Kamis (23/5)

Menurut Cecep, PPP akan terbuka dengan siapa pun, tidak hanya Miftahul Huda. Bahkan apabila ada dari Pondok Pesantren Cipasung, Suryalaya, Sukamanah, Cintawana dan pesantren lainnya pun akan diterima dengan baik. “Siapa saja, karena semakin banyak pilihan calonnya buat masyarakat akan lebih bagus. Pokoknya semua dari pesantren bisa masuk, kita terbuka,” katanya.

Menurut Cecep, pihaknya mempunyai keyakinan bahwa PPP sebagai partai yang besar punya sejarah dalam rangka menjaga marwah perjuangan Islam lewat partai politik. “Sehingga kalau hari ini di antara keluarganya, para keturunan pesantren ada yang berkehendak atau ikut berkontestasi maju lewat PPP, kami terbuka,” tegasnya.

Lanjut Cecep, dengan lebih banyaknya calon yang mendaftarkan diri atau mau melalui PPP maju di Pilkada 2020 akan semakin ramai persaingan. Karena nantinya tetap akan melalui tahap seleksi untuk menghasilkan calon pemimpin terbaik.

“PPP ini milik umat, bukan milik pribadi, sehingga pada saat ada yang berkehendak maju bersama PPP, saya sangat welcome tetapi tentu harus berkompetisi,” ungkapnya.

Namun, kata dia, ada persyaratan kualitatif untuk maju menjadi kepala daerah atau pemimpin lewat PPP. Setelah dipenuhi kompetisi dari sisi kualitatif, kemudian ada kesanggupan memajukan Tasikmalaya lebih baik. “Kemanfaatan bagi umat dan partai lebih baik lagi. Saya sangat welcome, jangankan kader yang didorong dari Mifathul Huda dari seluruh pesantren di Tasikmalaya pun jika ada yang berkeinginan maju di pilkada melalui PPP, kami tunggu. Karena PPP milik umat, milik semua,” terangnya.

Pengamat politik, sosial dan pemerintahan Tasikmalaya, Asep M Tamam menyebutkan sudah bukan hal yang baru ketika Miftahul Huda akan mendorong alumni atau keluarganya pada Pilkada 2020. “Sejauh ini Huda mempunyai peluang untuk mendorong alumni atau keluarganya pada Pilkada 2020, mengingat Huda identik dengan dunia politik,” paparnya.

Kata dia, selain KH Didi Abdul Hadi, Lina Ruzhan dan KH Arif Affandy. Ada KH Asep Maosul juga bisa menjadi kandidat dan berpeluang besar jika mencalonkan diri menjadi bupati dari PPP. “Saya rasa Lina Ruzhan dan Asep Maosul Affandy kader dari Miftahul Huda yang bisa diangkat dan punya peluang kuat untuk menjadi salah satu calon untuk meramaikan bursa calon wakil atau pun bupati Tasik,” katanya.

Selain banyak nama, tambah dia, kader Huda juga punya modal sosial yang kuat. Pemilih Uu atau jaringan Hamida di Miftahul Huda sangat kuat terutama di Kabupaten Tasikmalaya. “Calon dari Miftahul Huda ini bisa menjadi salah satu saingan kuat dari calon lain. Ini kemungkinan sudah diwacanakan dan ini bukan main-main,” katanya.

Menurutnya, selain dari Miftahul Huda, dari kader internal PPP pun ada nama H Cecep Nurul Yakin, Basuki Rahmat dan Asop Sopiudin yang layak tampil di Pilkada 2020. “PPP ini memang memiliki akar sejarah dan sosial yang kuat sebagai partai dalam memperjuangkan Islam. Saya rasa tiga nama KH Asep Maosul, Lina Ruzhan dan Cecep Nurul Yakin, kuat dan punya pengaruh jelas,” jelasnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.