Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Prajurit TNI 323 Lumpuhkan Pembajak Bus

859
1
SIMULASI. Satuan Gultor Yonif Raider 323/BP Kostrad melumpuhkan pembajak bus dan berhasil menyelamatkan sandera di terminal tipe A Kota Banjar Rabu (11/9).
SIMULASI. Satuan Gultor Yonif Raider 323/BP Kostrad melumpuhkan pembajak bus dan berhasil menyelamatkan sandera di terminal tipe A Kota Banjar Rabu (11/9).

BANJAR – Sekelompok orang membajak sebuah bus di Terminal Banjar. Mereka menyandera beberapa orang dalam bus tersebut.
Memasuki sekitar Pos Gatur Jembar, para pembajak diberhentikan polisi. Bukannya berhenti, mereka justru menyerang polisi dengan tembakan. Baku tembak pun terjadi antara pembajak dengan polisi.

Polisi kemudian meminta bantuan Yonif Raider 323/BP Kostrad. Dengan cepat, Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor) bergerak mengejar komplotan pembajak. Dalam waktu singkat, Satuan Gultor Yonif Raider 323/BP Kostrad berhasil melumpuhkan komplotan dan menyelamatkan sandera.

Rangkaian peristiwa itu merupakan simulasi pembebasan sandera pada latihan pemeliharaan kemampuan prajurit Yonif Raider 323/BP Kostrad.

“Tujuan dari latihan ini adalah untuk memelihara kemampuan perorangan dan kemampuan di dalam satuan itu sendiri. Kita harus siap siaga mampu dalam waktu dan tempat kontijensi yang berbeda-beda,” ujar Komandan Batalyon Infanteri Raider 323/BP Kostrad Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono SSos, MIPol.

Afriandy mengatakan latihan sudah dilaksanakan selama dua minggu. Tiga hari ini merupakan latihan puncaknya.

“Kita belajar dan mengajarkan tempat-tempat yang berbeda-beda. Tadi malam (Selasa) adalah bangunan, hari ini bus dan nanti malam (tadi malam, Red) di dalam kereta api yang sedang berjalan,” ujarnya.

Afriandy berharap para prajurit dapat meningkatkan kemampuan perorangan maupun satuan ataupun tingkat kompi.

“Saya memiliki harapan kepada prajurit-prajurit saya siap pakai untuk segala kontijensi yang ada. Kami Yonif Raider 323 siap untuk melindungi masyarakat dan tentunya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya. (cep)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.