Jangan Tergiur, Ubah Perilaku Konsumtif Menjadi Produktif

Praktik Rentenir Sulit Dicegah

68
Ade Uu Sukaesih

BANJAR – Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengatakan masyarakat belum bisa melawan rentenir.

Kata dia, saat ini kebanyakan masyarakat masih ingin solusi cepat soal pinjaman keuangan tanpa mempertimbangkan aspek riba serta bunga yang besar.

“Kota sudah menggencarkan program Bumdes, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (IP2K) PKK, Koperasi, Pokjamas dan bantuan-bantuan modal, tapi ya itu tadi, masyarakat belum bisa melawan rentenir,” ujarnya Senin (12/8).

Perilaku konsumtif masyarakat, kata dia, membuat rentenir terus berkembang dan masuk ke pelosok-pelosok desa. “Rata-rata kita ini lebih besar keinginan daripada kebutuhan. Beli ini, beli itu, tapi tidak terlalu dibutuhkan,” katanya.

“Pencegahan mah da kayak gitu mah nggak bisa ya, kembali lagi ke masyarakatnya. Kalau tidak pinjam ke rentenir, lama-lama juga rentenir bakal hilang dengan sendirinya, karena tidak ada pelanggan atau konsumen,” tambahnya.

Ketua DPRD Kota Banjar Dadang R Kalyubi mengajak masyarakat tidak menyuburkan keberadaan rentenir. Ia meminta masyarakat menahan diri dari pinjaman kepada rentenir.

“Ceuk agama ge kan ulah, dosa eta teh haram. Ya kita berharap masyarakat bisa menahan diri lah agar tidak meminjam modal atau pinjaman uang untuk kebutuhan dari rentenir,” ujarnya.

Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana juga mengajak masyarakat cerdas dan tidak tergiur pinjaman yang diiming-imingi rentenir. ”Rentenir itu akan mati sendiri kalau perilaku konsumtif dialihkan menjadi perilaku produktif,” katanya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.