Presiden Mahasiswa STIE Cipasung Tasikmalaya Minta Transparansi Data Perhitungan Suara

361
0
Loading...

SINGAPARNA – Nuril Huda, Presiden Mahasiswa STIE Cipasung menyebut perlunya transparansi data hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati Tasikmalaya kepada masyarakat maupun pada tim pemenangan paslon. Hal itu untuk mencegah terjadinya keributan dan disinformasi.

“Simpang siurnya data yang beredar malah menjadi bahan perselisihan antara masyarakat. Maka, harus adanya keterbukaan yang real, pemantauan yang ketat dan mempermudah akses media yang ingin memberitahukan informasi pada masyarakat dari operator KPU secara langsung,” ujarnya, Kamis (10/12).

Baca juga : Ringankan Beban Warga, 924 KK Desa Singaparna Tasikmalaya Terima BST ke-9

Kata Nuril, saat ini sistem pemilihan umum dilakukan secara demokrasi. Maka data hasil penghitungan pun harus disampaikan secara transparan. “Keberhasilan dan kegagalan Pemilukada ditentukan oleh penyajian informasi,” ucapnya.

Ketua Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Kabupaten Tasikmalaya Lutpi Lutpiansyah menambahkan disamping KPU harus transparan, ia berharap seluruh kandidat tidak tergesa-gesa ketika mempunyai hitungan real count atau quick count masing-masing.

Loading...

“Semua harus hargai dulu proses penyelenggara pemilu dalam menghitung hasil keseluruhan di masing-masing kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, sehingga apapun hasilnya yang di-pleno-kan KPU itu menjadi keputusan bersama dan harus dikawal bersama-sama,” kata dia. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.