Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.4%

83.5%

5%

0.5%

9.5%
Agar Semarak, Minta Perbanyak Iklan di Media

Presiden Sentil Asian Games Sepi Promosi

165
0

Pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang tinggal menyisakan empat bulan lagi. Dengan waktu yang sudah dekat, gaung dari pesta olahraga terbesar se-Asia itu dinilai kurang semarak.

Kritik tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas terkait persiapan Asian Games di Istana Kepresidenan, Bogor, Rabu (18/4). Presiden mengatakan selain mempersiapkan venue dan atlet, kesemarakan juga perlu diperhatikan.

“Di sisi promosi, untuk Asian Games ini, baik di media-media lokal maupun internasional saya lihat belum ada pergerakan yang sangat signifikan,” ujarnya.

Oleh karenanya, dengan sisa waktu yang ada, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta penyelenggara dan jajaran Kementerian terkait untuk meningkatkan promosi. “Mestinya dalam posisi yang sudah dekat seperti ini, setiap dua minggu itu ada (publikasi) untuk media nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Menanggapi sentilan presiden, Ketua Pelaksana Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) Erick Thohir mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti. Diakuinya, presiden ingin agar Asian Games menjadi demam di publik.

“(Sosialisasi) tidak hanya tadi (tanggung jawab) sebagai panitia, tentu juga kepada tadi kalangan pemda, Kementerian,” ujarnya.

Terkait bagaimana teknis tindak lanjut promosinya, Erick mengaku sudah memiliki strategi khusus yang disiapkan. Termasuk soal timing dan metodenya agar tidak kalah dengan Piala Dunia 2018 yang dari segi waktu berhimpitan. Namun, dia belum mau membeberkan. “Insya Allah akan kita presentasikan langsung ke beliau minggu depan,” imbuhnya.

Bagaimana ketersediaan anggarannya? Erick memastikan ketersediaannya. Namun, dia mengakui jika anggaran yang ada tidak terlampau besar. Pasalnya, dari total anggaran Rp. 6,6 triliun yang dikucurkan untuk Asian Games, 90 persen di antaranya digunakan untuk ke infrastruktur venue. “Jadi memang kita akan meninjau kembali dana dana ini,” kata pria yang juga menjabat Presiden Inter Milan itu.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan menjadi tuan rumah Asian Games merupakan momentum yang besar. Sehingga harus dimanfaatkan dengan baik.

Presiden, kata Imam, meminta agar Asian Games semarak agar bisa menjadi sarana mempersatukan semua lapisan masyarakat. Mengingat, tidak jauh dari momen tersebut, ada agenda politik yang rawan melahirkan perpecahan. “Di saat kita ada Pilkada, maka Asian Games lah yang menyatukan itu,” pungkasnya. (far/jpg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.