Prestasi Membanggakan yang Diraih Siswa Kreatif SMA Cipasung Tasikmalaya

1418
1
ISTIMEWA ANTUSIAS. Komunitas Broadcasting dan Journalistic SMA Islam Cipasung Kabupaten Tasikmalaya antusias saat foto bersama beberapa waktu lalu. 

SINGAPARNA – Siswa SMA Islam Cipasung Tasikmalaya yang tergabung dalam Komunitas Broadcasting and Journalistic terus melatih kemampuan membuat video. Mereka juga mengikuti lomba. Hasilnya mereka menuai prestasi membanggakan.

Anggota Komunitas Broadcasting and Journalistic Shefia Arlia Agustin menjelaskan untuk mengimplementasikan kemampuan para anggota, pada pertengahan Maret lalu mereka mengikuti lomba membuat video dari komunitas media STIE Cipasung.

Baca juga : Pengusaha Warga Cilamajang Kawalu Kota Tasik Meninggal Akibat Corona, Istrinya Positif dan Diisolasi

“Pelaksanaan pengumpulan videonya pada tanggal 12 Maret dan pembagian hadiahnya 15 maret 2020. Alhamdulillah kita meraih juara 3,” ujarnya kepada Radar.

Kata dia, waktu itu, cukup banyak yang mengikuti lomba membuat video. Hampir seluruh komunitas video maker di sekolah-sekolah di Tasikmalaya mengikuti lomba tersebut. Bahkan ada juga sekolah dari luar kota dan luar Jawa Barat mengikuti lomba tersebut.

Shefia bersama empat temannya saat itu membuat video tentang perkembangan teknologi. Di dalam video yang dibuatnya itu diberi pesan moral tentang pengaruh teknologi terhadap moral.

“Waktu itu kita melakukan persiapan selama satu minggu lamanya dan yang diikutsertakan hanya empat orang saja dan sisanya men-support,” kata dia membeberkan.

Dia bersama teman-temannya menggunakan kamera dan handphone (HP) untuk membuat video dan editing.

“Alhamdulillah kita bisa meraih juara ke tiga, meskipun mengedit hanya menggunakan HP. Tahun lalu pun kita juara 2, meskipun terbatas fasilitasnya hanya menggunakan HP dalam mengedit videonya,” ujar dia.

Shefia mengaku dari mengikuti perlombaan itu, dia mendapatkan banyak ilmu. Mulai materi tentang jurnalistik, fotografi, editing dan public speaking.

Ketua Komunitas Broadcasting and Journalistic Ihsan mengatakan, meskipun baru dibentuk beberapa tahun, komunitas yang kini dipimpinnya diminati siswa. Mereka ingin belajar tentang dunia jurnalistik khususnya, juga belajar yang lainnya.

baca juga : 40 Ribu Warga Kabupaten Tasik Terancam Menjadi Masyarakat Miskin Baru

Ke depannya, ia bersama anggotanya akan terus belajar meskipun dalam keterbatasan alat. “Yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar dan berlatih serta yang paling penting menjaga kekompakan sesama anggota,” ujarnya.

Ihsan menambahkan, selama pandemi Covid-19, ia menyarankan kepada para anggotanya agar tetap belajar dan banyak membaca terkait dengan ilmu jurnalistik dan juga broadcasting. “Meskipun sekolah libur, tapi kita tetap belajar membuat video, mengedit video dan juga lainnya,” ujarnya. (obi)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.