Pria Beristri Gagal Selingkuh, Bawa Uang Korban Ratusan Ribu

31

SUBANG – Keinginan pria beristeri ini untuk berkencan dengan wanita lain kandas sudah.

Hal ini berawal dari niat ingin berkencan dengan selingkuhan yang ia kenal di media sosial Facebook.

Niatnya ini akhirnya diketahui dari suami dari wanita yang diselingkuhi.

Pria yang berkenalan dengan Ver di media sosial FB, dikuras harta bendanya setelah diperas selingkuhan yang ternyata kawanan penjahat bermodus kencan.

Berawal kenalan di FB, Ver (31) wanita asal Wanayasa, Purwakarta dan korban JN juga masih warga Purwakarta, mengajak kencan di salah satu hotel di kawasan Cipeundeuy, Kabupaten Subang.

Mereka pun bertemu, namun tak disangka Ver yang beraksi tak seorang diri itu rupanya mengabari kawanannya, bahwa target mereka sudah terjebak.

“Setelah tersangka bersama korbannya berada di kamar hotel, lalu tersangka menghubungi tiga tersangka lainnya, masing masing atasnama, AP (32), Kip (27) dan Bo (32). Mereka bertiga berpura-pura melakukan penggerebekan,” ujar Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni, Selasa (27/11/2018).

Saat korban ingin keluar kamar, salah seorang tersangka marah dan meminta uang kepada korban (JN) dengan modus mengaku sebagai suami Ver dan langsung memukuli korban bersama dua orang temannya.

“Setelah itu, para tersangka membawa uang tunai Rp. 500 ribu, ponsel dan sepeda motor milik korban,” terangnya.

Tidak hanya itu, tersangka juga sempat mengotak istri korban melalui ponsel milik korban yang disita. Para tersangka meminta Rp 10 juta jika barang korban ingin kembali.

Merasa jadi korban pemerasan, korban pun melaporkan kejadian itu ke Mapolres Subang. Dan akhirnya polisi berhasil meringkus para pelaku.

“Berkat laporan JN, kita langsung bergerak, dan berhasil menangkap tiga tersangka dengan modus kenalan via Facebook ini,” katanya.

Sementara itu menurut Kasat Reskrim AKP Moch. Ilyas Rustiandi, untuk melakukan penangkapan terhadap para tersangka selain melakukan pengejaran berkoordinasi dengan Reskrim Purwakarta juga menelusuri keberadaan pelaku melui cybercrime.

“Awalnya korban dan tersangka kenalan di Facebook dan berlanjut via WhatsApp. Mereka janjian untuk ketemu di salah satu hotel di wilayah Cipeundeuy pada tanggal 19 November,” kata Ilyas.

Barang bukti yang berhasil disita petugas diantaranya, satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah, satu buah handphone merk Samsung, satu buah handphone merk Oppo F7, satu unit mobil jenis Toyota Agya warna biru.

Tiga tersangka, AP, A, dan JW dijerat pasal 365 ayat (2) KUH Pidana, diancam dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

“Sementara untuk Ver diancam pasal 365 ayat (2) Jo 55 KUH Pidana, diancam dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara,” ungkapnya.

(arf/pojokjabar)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.