Produk UKM Pesantren Akan Dilombakan

41
0
Loading...

BANJAR – Dari 42 pesantren, baru lima yang sudah mendaftar untuk mengikuti program one produk one pesantren (OPOP).

OPOP merupakan program pemerintah provinsi yang diturunkan melalui Dinas KUKMP di seluruh Provinsi Jawa Barat.

Kepala Bidang UKM Dinas KUKMP Industri dan Perdagangan Kota Banjar Neneng Widya Hastuti mengatakan OPOP merupakan program UKM di pesantren.

Produk yang dihasilkan dari UKM pesantren akan dilombakan dan diambil 1.250 pesantren dari seluruh daerah di Jawa Barat.

Nantinya, pesantren itu akan mendapat bantuan dari pemerintah untuk pengembangan produk UKM pesantren.

Loading...

“Dari 42 pesantren yang ada di empat kecamatan di Kota Banjar, baru sekitar lima pesantren yang sudah melakukan pendaftaran. Kami terus sampaikan program ini agar seluruh pesantren di Kota Banjar ikut serta,” kata Neneng Jumat (29/3).

Bulan ini, program OPOP masih tahap pendaftaran. April masuk audisi pemilihan untuk menentukan jumlah 1.250 pesantren yang layak mendapat bantuan.

“Nanti setelah mendaftar, pesantren harus membuat satu produk UMKM unggulan yang akan dilombakan. Penilainya langsung dari provinsi,” ujarnya.

Untuk bantuan kepada pesantren yang nanti terpilih, masing-masing akan mendapat bantuan modal sebanyak Rp 25 juta.

“Selain itu ada pendampingan, pembinaan hingga pemasaran juga. Ini merupakan program unggulan gubernur,” kata dia. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.