Program Sertifikat Halal Gratis dari Pemerintah

Progam Sertifikat Halal Gratis Bukan untuk Makanan Cepat Saji

10

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

INDIHIANG – Dalam upaya merealisasikan wajib sertifikat halal untuk produk makanan pemerintah memiliki program gratis. Namun demikian, tidak untuk pelaku usaha dengan produk makanan cepat saji. Baik jajanan biasa maupun produk restoran.

Penyuluh Perindustrian dan Per­dagangan (Perindag) Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM-Perindag) Kota Tasikmalaya Hesty Praptiningsih menyebutkan pemberian sertifikat gratis hanya diperuntukkan bagi produk kemasan. Setidaknya yang mampu bertahan dalam suhu normal selama tujuh hari. “Kebanyakan produk makanan ringan, misalnya keripik,” ujarnya.

Hal itu mengacu kepada Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) yang terakomodir Dinas Kesehatan. Karena dokumen tersebut menjadi salah satu syarat untuk mengikuti program gratis.

Untuk makanan cepat saji, kata Hesty, harus memproses secara mandiri dan tentunya mengeluarkan biaya. Termasuk untuk produk makanan dari kafe dan restoran juga harus melakukan secara mandiri. “Karena untuk kafe dan restoran kan kewenangannya di bawah Dinas Pariwisata,” tuturnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Aan Hadian mengatakan bahwa dorongan untuk kafe dan hotel sudah dilakukan sejak lama. Hal tersebut guna menjamin kehalalan makanan untuk konsumen. “Bahkan restoran sudah diwajibkan untuk memiliki sertifikat halal,” ujarnya.

Untuk program gratis, sejauh ini memang pihaknya belum bisa memfasilitasi kafe dan restoran atau pelaku usaha yang berada di bawah naungannya. Diharapkan ada dukungan anggaran supaya bisa melaksanakan program tersebut. “Meskipun jumlahnya tidak banyak tapi kita harap bisa memfasilitasi secara gratis,” pungkasnya. (rga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.