Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.9%

19.6%

8.2%

68.3%

Protokol Kesehatan di Ciamis Harus Jadi Budaya Baru

54
0
ISTIMEWA RAKOR. Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengikuti rakor peningkatan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Ruang Operation Room Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Kamis (27/8).

CIAMIS – Pandemi Covid-19 belum berakhir, temuan kasus baru pun masih bermunculan. Pemerintah terus mencanangkan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dengan menerapkan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran.

Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengikuti rapat koordinasi peningkatan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 secara daring bersama Menkopolhukam, Mendagri, Menkeu, ketua KPK, Jaksa Agung, ketua KPU dan Kasatgas Penanganan Covid-19.

Baca juga : Teror Macan Tutul di Gunung Sawal Ciamis Terhadap Warga Terus Terjadi

Rakor juga melibatkan kepala BPKP, kepala LKPP, Kabareskrim Polri, ketum TP PKK dan seluruh Gubernur, bupati dan wali kota se-Indonesia.

“Kami di Ciamis saat ini masih terus menggalakan sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat, sehingga bisa menjadi budaya dan kebiasaan baru. Di mana harus memberikan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat agar lebih membiasakan diri hidup di adaptasi kebiasaan baru (AKB),” ujar Yana kepada Radar, kemarin.

“AKB bukan berarti kembali ke kehidupan normal sebelum ada Covid-19, tapi mulai membiasakan diri menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak di setiap aktivitasnya untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya, menambahkan.

Baca juga : Pabrik Kue di Cihaurbeuti Ciamis Hangus Terbakar, Api Diduga dari Tungku

Yana meminta semuanya konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari jangan lupa memakai masker, hindari kerumunan, jaga jarak dan sering cuci tangan serta menerapkan pola hidup bersih sehat.

“Wabah ini masih ada, jadi harus selalu waspada setiap saat dan jangan sampai lengah. Karena kalau tidak jaga diri tentunya khawatir terjadinya penularan dari siapa saja. Apalagi sekarang banyak juga yang orang tampa gejala (OTG),” katanya, menjelaskan. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.