Brasil vs Argentina

Provokasi dari Tite

4

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JEDDAH – Brasil akan menghadapi Argentina dalam laga uji coba di stadion The King Abdullah Sports City, Rabu, 17 Oktober, dinihari. Labelnya Friendly Match, namun kubu Brasil menyebutnya sebagai perang.

Pelatih Brasil, Tite mengatakan tidak pernah ada pertandingan persahabatan antara Argentina dan Brasil. Menurut dia, duel klasik raksasa Amerika Selatan itu selalu adalah perang.

Penilaian berbau provokasi dari sang pelatih tak lepas dari sejarah panjang pertemuan kedua negara. Seperti diketahui, Brasil dan Argentina sudah berduel 114 kali sepanjang sejarah.
Selama periode itu, Brasil menang 45 kali dan Argentina unggul 43 kali.

Di luar seringnya mereka bertanding, kedua negara juga bersaing untuk status raja Amerika Latin. Ini merujuk pada prestasi masing-masing.

Di Piala Dunia, Brasil dengan koleksi lima gelar mengungguli Argentina yang baru dua kali menjadi jawara.

Sementara di Copa America, Argentina memiliki dominasi dengan 14 gelar. Brasil sendiri di Copa America hanya punya 8 trofi.

Uruguay sebenarnya memenangkan lebih banyak gelar Copa America yakni 15, namun rivalitas persaingan telanjur mendarah daging pada Argentina versus Brasil.

Banyaknya pemain bintang di dua kubu juga menambahkan banyak bumbu yang membuat pertandingan mereka selalu dinantikan.

Semua alasan itulah yang membuat Tite mengingatkan apa artinya pertandingan kontra Argentina bagi orang Brasil.

Juru taktik bernama lengkap Adenor Leonardo Bacchi itu menegaskan, laga kontra Albiceleste selalu penting. Dan dia ingin para pemainnya punya ambisi besar untuk memenangkan pertandingan.

Bagi Tite yang menelan kekakalahan pertamanya sebagai pelatih Tim Samba saat menghadapi Argentina Juni 2016 lalu, ini perang yang harus mereka menangkan.

“Kami tidak pernah memainkan pertandingan persahabatan melawan Argentina, itu tidak ada. Argentina pasti akan menghadapi kita dengan pemain terbaik mereka, dan begitu juga kita,” tegas Tite kepada beIN Sports.

Provokasi Tite tak hanya sebatas kata-kata. Seolah menantang Argentina, ia mempersiapkan pasukannya menyongsong laga ini layaknya turnamen besar.

Sebagaimana laporan Correio do Povo, Tite melakukan latihan tertutup. Hanya 15 menit pertama latihan mereka kemarin bisa disaksikan wartawan.

Sebelum bertemu Argentina, Brasil sudah menghadapi Arab Saudi di Jeddah. Dalam pertandingan tersebut, Brasil menang 2-0 lewat gol Gabriel Jesus dan Alex Sandro. Meski begitu, Tite menegaskan mereka harus tampil lebih baik kalau ingin mengalahkan Argentina.

“Kami berada di bawah rata-rata dalam pertandingan itu. Brasil hampir tidak memiliki transisi cepat. Hubungan antara garis tersendat. Kami juga membuat lebih banyak kesalahan pada aspek individu. Kami berharap menjadi lebih baik untuk itu (menghadapi Argentina),” tegasnya di The National.

Argentina sementara itu sangat enjoy menjelang laga klasik ini. Pelatih Caretaker, Lionel Scaloni yang kembali tidak diperkuat Lionel Messi bahkan cenderung berguyon.

“Kami akan memarkir bus, bertahan. Sebenarnya kami ingin bermain dengan baik, berjuang untuk itu, tidak diragukan lagi,” ujar Scaloni di Daily Mail.

Lautaro Martinez yang mencetak gol bersama German Pezzella, Roberto Pereyra dan Franco Cervi saat Argentina menang 4-0 kontra Irak menambahkan, laga ini bakal jauh lebih berat.

Karena itu, pemain Inter Milan itu memastikan timnya akan menganalisa kekuatan Neymar Cs.

“Kami menghadapi lawan yang sangat sulit: Brasil. Kami harus tetap bekerja sehingga kami bisa memberikan yang terbaik. Kami akan melihat dan menganalisis bagaimana Brasil bermain,” tutur Martinez di Four Four Two. (fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.