Wolves vs Man City

Provokasi Pablo Picasso

21
0
Bernardo Silva
Loading...

SHANGHAI – Manchester City akan menghadapi Wolverhampton Wanderers di final Premier League Asia Trophy, malam ini. Walau hanya trofi pramusim, City ambisius merengkuhnya.

Target juara ini sejak awal sudah disuarakan manajer The Citizens, Pep Guardiola. Menurut mantan pelatih Barcelona itu, City selalu ingin memenangkan setiap kompetisi dan pertandingan yang mereka lakoni.

Pernyataan Pep itu tentu tidak berlebihan. Musim lalu, mereka sudah menyapu bersih seluruh gelar domestik. Paling mengesankan adalah mereka berhasil mempertahankan trofi Premier League dengan penampilan luar biasa.

“Setiap musim kami di sini bersama-sama mencoba untuk memenangkan setiap kompetisi dan semua pertandingan dan pada akhirnya kualitas kami dan lawan kami akan membuat perbedaan,” tegas Pep di situs resmi klub.

Ambisi besar Pep didukung sepenuhnya oleh pemain Manchester Biru. Salah satunya, Bernardo Silva yang diklaim sebagai pemain terbaik City musim lalu. Jelang duel kontra Wolves di Hongkou Football Stadium, Shanghai, pemain Portugal itu bahkan memprovokasi rekannya.

Pemain yang mendapat julukan Pablo Picasso, salah satu pelukis paling tersohor di dunia asal Spanyol menegaskan, kemenangan adalah harga mati di Shanghai. Alasannya, City ingin meletakkan penanda bagus menjelang kampanye baru.

Menang adalah elemen mendasar dari tim ini. “Kami ingin mempersiapkan musim dengan cara terbaik. Kami ingin memenangkan empat trofi,” tegas sang gelandang di situs klub.

Loading...

Bernardo akan berhadapan dengan sejumlah wajah Portugal di final malam ini. Selain mantan kiper Porto dan Dynamo Moscow, Nuno Espirito Santo, yang sekarang menjadi manajer Wolves, ada juga rekannya di timnas Rui Patrcio, Diogo Jota, Moutinho dan Rben Neves.

Akan tetapi, pemain yang juga berjuluk Bubble Gum itu menegaskan mereka semua adalah musuh. Setidaknya selama 90 menit. “Ya, saya terbiasa bermain dengan mereka. Kami menghadapi mereka musim lalu di Premier League,” tegasnya.

City melaju ke final usai mengalahkan West Ham United dengan skor 4-1 di semifinal. Wolves pun lebih meyakinkan. Menghadapi Newcastle United, pasukan Nuno menang empat gol tanpa balas.

Pesta gol itu menjadi spirit Wolves menghadapi City. Diogo Jota yang mencetak dua gol pada laga itu mengatakan, brace-nya ke gawang The Magpies meningkatkan kepercayaan dirinya dan ia siap mengakhiri penantian 40 tahun Wolves untuk meraih gelar. Tim Serigala terakhir kali menambahkan trofi ke lemari mereka saat juara Piala Liga 1980 silam.

Bukan hanya mengakhiri paceklik gelar, duel ini juga pemanasan terbaik bagi Wolves yang akan melakoni kualifikasi Liga Europa minggu depan. “Idenya, mencoba menambah menit, memberi mereka waktu pertandingan sehingga dalam waktu satu minggu kami siap untuk pergi,” kata Nuno, sang manajer dikutip dari 7 News.

Sergio Aguero, Gabriel Jesus, Nicolas Otamendi, Ederson, Fernandinho hingga Riyad Mahrez belum bergabung bersama City. Karena itu, Pep kembali akan mengandalkan sosok seperti Raheem Sterling, Kevin de Bruyne, Leroy Sane serta gelandang baru, Rodri.(amr/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.