Proyek Gedung di Kota Tasik Banyak yang Mangkrak

126
0
TERTUNDA LAGI. Proyek pembangunan Gedung Creative Center (GCC) di kawasan Dadaha tahun ini tidak dilanjutkan.
Loading...

TAWANG – Sejumlah proyek pembangunan di Kota Tasikmalaya lagi-lagi harus tertunda di tahun 2021 ini. Khususnya pembangunan gedung-gedung yang sudah setengah jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya, H Adang Mulyana menyebutkan program pembangunan didominasi oleh bantuan provinsi dan pusat. Pasalnya, anggaran dari APBD cukup terbatas.

“Seperti GCC (Gedung Creative Center), rumah dinas wali kota dan beberapa pekerjaan lain kebanyakan anggarannya bersumber dari bantuan provinsi,” kata kepada Radar, (3/2/2021).

Meski demikian, dari pengajuan pembangunan gedung yang dilakukan belum ada yang mendapat respons positif. Sehingga kelanjutan proyek-proyek mangkrak tersebut belum ada kejelasan. “Enggak tahu nanti 2022, mudah-mudahan bisa,” terangnya.

Disinggung kualitas konstruksi yang bisa memburuk jika dibiarkan, dia menyanggahnya. Terlebih konstruksi bangunan sudah dibentuk agar kokoh dan tahan gempa.

loading...

“Mangkrak iya, tapi tidak akan rusak kecuali dengan bencana besar,” katanya.

Pihaknya juga tetap akan melakukan upaya pemeliharaan terhadap proyek-proyek tertunda. Khususnya, rumah dinas wali kota yang saat ini banyak ditumbuhi rumput-rumput liar. “Lumayan tinggi-tinggi kan rumputnya, nanti akan kita potong supaya lebih bersih,” katanya.

Ada pun bantuan anggaran dari provinsi dan pusat, lanjut H Adang, lebih kepada pekerjaan jalan dan wilayah sumber daya air. “Bantuan provinsi tetap ada, tapi tidak untuk pembangunan gedung,” terangnya.

Disinggung soal masih banyaknya jalan-jalan yang berlubang, pihaknya sudah siap untuk melakukan perbaikan. Hanya saja perlu menunggu pengukuhan pejabat pada Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru. “Karena kan APBD belum bisa dipakai,” katanya.

Setelah pengukuhan, dia menjamin perbaikan jalan akan langsung dilakukan. Berikut dengan peningkatan kualitas jalan dan program pembangunan lainnya.

“Tapi secara bertahap, karena kami hanya memiliki dua tim yang mengerjakannya,” tandasnya. (rga)

Baca juga : Sengketa Pilkada Tasik, Perbedaan Pendapat KPU & Bawaslu Jadi Catatan MK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.