Proyek PUPR Ganggu Tanaman

324
0
Firgiawan / Radar Tasikmalaya BERJEJER. Pohon pelindung jalan yang ditanam Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya di Jalan Mangin.

MANGKUBUMI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya menanam 1.307 pohon pelindung di sepanjang Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin). Itu dilakukan sebagai upaya penghijauan dan pengurangan emisi gas di jalan yang berjarak sekitar 7 km tersebut.
Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Tata Kelola Lingkungan DLH Kota Tasikmalaya H Budi Kusmiadi mengatakan pohon pelindung jalan tersebut mulai ditanam Mei 2017. “Beberapa tahun ke depan sudah tumbuh besar sehingga memberi kesejukan bagi pengguna jalan,” ujarnya kepada Radar, Rabu (6/12).
Ribuan pohon itu terdiri dari berbagai jenis. Seperti mahoni, kihujan, bungur, godogan tiang serta biola cantik. Pohon-pohan jenis ini mampu menyaring debu dan polusi. Apalagi sejauh ini yang menikmati jalur tersebut secara rutin itu merupakan kendaraan berat.
“Namun beberapa waktu lalu ada kegiatan di marka jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang terpaksa membongkar beberapa pohon yang kita tanam,” terangnya.
Dia menceritakan beberapa waktu lalu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta Dinas PUPR segera melakukan penggantian atas dibongkarnya beberapa pohon tersebut. Pihaknya sudah menerima surat sejak 30 Oktober 2017 bahwa dinas tersebut sudah menginstruksikan agar tanaman yang terganggu segera diganti dan ditanam kembali di lokasi semula oleh pelaksana kegiatan.
“Kita sudah layangkan surat ke PUPR, mereka juga sudah menyanggupi. Namun kita belum kembali mengecek apakah sudah diganti atau belum,” jelasnya.
Ketika dikonfirmasi berapa titik pohon yang terganggu akibat kegiatan di marka jalan, Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Tasikmalaya Medi Hendrawan belum memberikan jawaban. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.